TangerangNews.com

Viral! Pria Diduga Aparat Todong Pistol ke Kepala Sopir Taksi Online Gegara Senggolan di Jalan Tangsel

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 3 Maret 2026 | 22:44 | Dibaca : 130


Potongan video pria diduga aparat todong senpi ke kepala sopir taksi online gegara senggolan kendaran di Setu, Kota Tangsel. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Jagat media sosial dihebohkan oleh aksi arogan seorang pria berkepala plontos yang menodongkan benda mirip senjata api (senpi) laras pendek kepada seorang driver taksi online.

Aksi koboi ini terjadi di kawasan perempatan Viktor, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, pada Minggu 1 Maret 2026, malam.

Dalam video yang beredar luas, terlihat ketegangan memuncak saat pelaku dan korban terlibat cekcok hingga saling tarik baju. Tak berhenti di situ, korban yang mengenakan kaos hitam sempat menerima beberapa kali tendangan sebelum akhirnya moncong senjata api ditempelkan tepat di keningnya.

 

Kronologi dan Penyelidikan Polisi

Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Wira Graha Setiawan, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi terkait insiden tersebut pada Senin, 2 Maret 2026.

"Terhadap video tersebut memang benar ada laporan ke Polres Tangerang Selatan. Dari laporan tersebut, kita langsung melakukan penyelidikan dan memeriksa korban," ujar Wira, Selasa 3 Maret 2026.

Berdasarkan hasil pendalaman awal, bentrokan ini diduga dipicu oleh masalah sepele di jalan raya. "Antara korban dan terduga pelaku terlibat cekcok, diduga akibat senggolan kendaraan di jalan," tambahnya.

 

Identitas Pelaku Terungkap

Hanya dalam waktu singkat, tim penyidik berhasil mengidentifikasi sosok pria berjaket yang melakukan tersebut. Wira mengungkapkan pelaku merupakan oknum dari instansi lain, sehingga penanganannya kini dialihkan.

"Kita telah identifikasi terduga pelaku, kemudian terhadap terduga pelaku kita kembalikan ke satuan samping," tegas Wira.

Terkait jenis senjata yang digunakan serta detail status pelaku, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut bersama instansi terkait guna memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur.