TangerangNews.com

Niat Tolong Teman, Pelajar SMP Malah Hanyut Terseret Arus Kali di Poris Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 9 Maret 2026 | 20:11 | Dibaca : 138


Situasi pencarian bocah SMP yang hilang terseret arus Kali Maulana Hasanudin, Kelurahan Poris Jaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Senin 9 Maret 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Aksi heroik seorang remaja berakhir pilu di aliran Kali Maulana Hasanudin, Kelurahan Poris Jaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.

Siswa SMP Negeri 26 Kota Tangerang bernama Airlangga Febrian, 13, dilaporkan hilang terseret arus sungai saat berusaha menolong temannya yang terpeleset, Senin 9 Maret 2026, sore.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, mengonfirmasi insiden tersebut.

Menurutnya, peristiwa terjadi sekitar pukul 16.00 WIB saat korban sedang bermain dan mandi di sungai bersama rekan-rekannya.

"Kami menerima laporan adanya anak yang hanyut atau tenggelam di wilayah hukum Polsek Batuceper. Saat ini personel sudah berada di lokasi untuk melakukan tindakan awal dan koordinasi pencarian," ujarnya.

 

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kejadian bermula saat korban melihat temannya, Sarman, 12, terpeleset dan nyaris jatuh ke dalam aliran sungai yang cukup deras. Airlangga secara spontan berusaha memberikan pertolongan.

Namun nahas, justru korban kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terbawa arus sungai.

Saksi mata, Siska, 37, yang merupakan Ketua RT setempat menjelaskan korban merupakan warga RT 03/03, Kelurahan Cipondoh Makmur, Kecamatan Cipondoh.

Ia segera melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian setelah melihat korban tidak lagi muncul ke permukaan.

"Sekarang masih menunggu pencarian tim SAR," katanya.

 

Upaya Pencarian

Merespons laporan tersebut, jajaran Polsek Batuceper yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kompol Gunawan didampingi Kanit Intelkam AKP Bambang Antoro segera meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) di seberang SPBU Poris Gaga.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih melakukan upaya penyisiran di sepanjang aliran Kali Maulana Hasanudin. Kondisi cuaca dan arus sungai menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian.

"Kami mengimbau kepada orang tua agar lebih ketat mengawasi anak-anaknya, terutama saat bermain di dekat aliran sungai, terlebih dalam kondisi cuaca yang tidak menentu seperti saat ini," pungkas Kombes Pol. Raden Muhammad Jauhari.