TangerangNews.com

Sosialisasi Empat Pilar di Rajeg, Habib Idrus Aljufri Ingatkan Pentingnya Toleransi di Tengah Keberagaman

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 15 Maret 2026 | 19:27 | Dibaca : 64


Anggota DPR RI Komisi XI dari Fraksi PKS Habib Idrus Aljufri menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bersama masyarakat di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Rabu 11 Maret 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNWS.com-Anggota DPR RI Komisi XI dari Fraksi PKS, Habib Idrus Aljufri, menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan toleransi sebagai kunci utama persatuan bangsa.

Hal tersebut disampaikannya saat menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bersama masyarakat di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Rabu 11 Maret 2026.

Kegiatan ini diselenggarakan untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai nilai-nilai dasar bernegara Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, di tengah dinamika sosial yang kian kompleks.

Dalam pemaparannya, Habib Idrus menjelaskan Empat Pilar bukan sekadar slogan seremonial, melainkan fondasi utama yang menjaga Indonesia tetap berdiri tegak.

Menurutnya, pemahaman mendalam terhadap nilai-nilai ini akan menjadi perisai bagi masyarakat dalam menghadapi potensi perpecahan.

“Empat Pilar ini adalah dasar kehidupan berbangsa dan bernegara. Jika nilai-nilainya kita pahami dan kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari, maka persatuan bangsa akan tetap kokoh,” ujar Habib Idrus di hadapan peserta yang hadir.

Ia juga menambahkan nilai kebangsaan harus bertransformasi dari sekadar teori menjadi aksi nyata. Sikap saling menghormati, menjaga toleransi antarumat beragama, serta menghidupkan kembali semangat gotong royong adalah wujud konkret dari pengamalan Empat Pilar tersebut.

Acara yang berlangsung hangat ini juga diwarnai dengan sesi dialog dan diskusi. Warga Rajeg tampak antusias menyampaikan aspirasi serta berdiskusi mengenai tantangan sosial di lingkungan mereka, terutama terkait cara menjaga harmoni di tengah keberagaman latar belakang masyarakat.

Habib Idrus berharap, melalui edukasi yang konsisten seperti ini, masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah. Ia menegaskan keberagaman adalah kekayaan, bukan ancaman.

“Melalui kegiatan ini kita ingin mengingatkan kembali bahwa persatuan bangsa adalah tanggung jawab bersama seluruh warga negara,” pungkasnya menutup kegiatan tersebut.