TANGERANGNEWS.com- Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai dipadati calon penumpang yang hendak mudik ke kampung halaman menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026.
Pada Terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu, 18 Maret 2026, sekitar pukul 02.50 WIB, para penumpang terlihat ramai berdatangan melalui pintu kedatangan terminal.
Setibanya di bandara, sebagian besar calon penumpang langsung menuju meja check in untuk memproses keberangkatan.
Antrean panjang tampak mengular di sejumlah meja check in. Penumpang harus menunggu cukup lama untuk melakukan check in maupun drop bagasi sebelum masuk ke area keberangkatan.
Proses antrean terpantau memakan waktu. Dalam waktu sekitar 20 menit, sejumlah penumpang baru mencapai bagian tengah antrean.
Sementara itu, sebagian penumpang lainnya terlihat menunggu sambil duduk di bangku depan area check in sambil memantau ponsel masing-masing.
Salah seorang pemudik tujuan Medan, Juan, 23, mengaku sengaja datang lebih awal ke bandara agar tidak tertinggal penerbangan. Ia berangkat dari Bandung dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 00.00 WIB.
"Mudik ke Medan. Kemarin kan masih bekerja dan kebetulan mulai libur hari ini. Jadi pulangnya hari ini," kata Juan dikutip dari detikcom.
Juan mengatakan, dirinya memilih penerbangan pagi dengan pertimbangan peluang keterlambatan yang dinilai lebih kecil dibanding jadwal siang atau sore.
"Pesawat pagi-pagi biar ada kemungkinan delay lebih sedikit karena pesawat pagi-pagi kan pesawat pertama kemungkinan besar sudah ada di area bandara dan juga biar lebih terprediksi, karena kalau siang kan lebih banyak," jelasnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memprediksi jumlah perjalanan mudik Lebaran tahun ini mencapai 143,9 juta perjalanan.
"Pertama, terkait dengan tren mudik lebaran. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan, diperkirakan ada 143,9 juta perjalanan atau masyarakat yang melakukan mudik lebaran. Bisa dilihat ditinjau dari tujuan, maka yang paling banyak akan mudik ke arah Jawa Tengah dan Jawa Timur, lalu diikuti Jawa Barat, Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan," kata AHY, Rabu, 11 Maret 2026, lalu.
AHY juga menyebut puncak arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan berlangsung dalam dua gelombang, yakni pada 14-15 Maret serta 18-19 Maret.
Sementara arus balik diprediksi terjadi pada 24-25 Maret dan kembali meningkat pada 28-29 Maret.