TANGERANGNEWS.com-PT Astra Infra Tol Road Tangerang - Merak memperkirakan sebanyak 3,5 juta kendaraan akan melalui jalur tersebut selama arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Head of Corporate Communications & Sustainability Management ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak Uswatun Hasanah menerangkan prediksi total volume kendaraan yang melintas selama arus mudik tersebut terhitung dimulai pada H-10 hingga H+10 Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
"Dari H-10 sampai dengan H+10 itu kalau kami prediksi itu sekitar 3,5 juta kendaraan yang akan melintas," kata Uswatun pada Selasa 17 Maret 2026.
Perkiraan itu tergolong mengalami peningkatan sebanyak 2,8 persen dibandingkan jumlah lalu lintas kendaraan selama arus mudik tahun 2025 lalu.
"Jadi meningkatnya sekitar 2,8 persen lebih tinggi dibanding tahun lalu, dengan total sekitar 3,4 juta kendaraan yang melintas," terangnya.
Uswatun memprediksi, puncak kepadatan selama arus mudik di jalur Tol Tangerang - Merak itu akan terjadi pada 19 Maret 2026 mendatang.
Menurutnya, kendaraan yang melintas akan didominasi pemudik yang ingin pergi ke Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Banten.
"Kalau kita melihat dari tren traffic yang menuju ke ruas Tangerang - Merak ini rata-rata ke Pelabuhan Merak ya. Dari Pelabuhan Merak sendiri itu puncaknya di tanggal 18 sampai dengan 19 Maret 2026," jelasnya.
Selain itu, Uswatun menegaskan, pihaknya telah bersiap untuk menghadapi peningkatan volume kendaraan selama arus mudik Lebaran 2026.
Uswatun mengungkapkan, pihaknya akan melakukan penambahan jumlah personel di gerbang tol untuk mengoptimalisasi layanan transaksi guna mencegah terjadinya kepadatan lalu lintas di sejumlah gerbang tol di ruas Tangerang - Merak.
"Kemudian kita juga menambah gardu tandem dan mobile reader. Terfokusnya ada di tiga gerbang yaitu di Cikupa, Cilegon Timur, dan Merak," ungkap Uswatun.
Disamping itu, Astra Infra Tol Road Tangerang - Merak turut menyiapkan petugas patroli, unit mobil ambulance dan kendaraan derek di titik-titik vital.
Dari segi infrastruktur, pihaknya juga menyiagakan sejumlah petugas pemeliharaan sarana prasarana apabila ada gangguan pada infrastruktur di ruas Tol Tangerang - Merak.
"Kita juga menyiagakan petugas drainase, petugas patching kalau misalkan memang ada potensi-potensi kerusakan di perkerasan jalan. Itu fungsinya untuk menjaga keselamatan pengguna jalan," tutupnya.