TangerangNews.com

Heboh! Pria Duduk di Atas Reklame JPO Batuceper Diduga Hendak Bunuh Diri, Begini Kronologisnya

Muhamad Yusri Hidayat | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:50 | Dibaca : 131


Seorang pria diduga hendak bunuh diri dari atas papan reklame JPO Jalan Daan Mogot, Batuceper, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)


‎TANGERANGNEWS.com-Pengendara yang melintas di Jalan Raya Daan Mogot, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, dihebohkan dengan aksi seorang pria yang duduk di atas papan reklame yang terpasang di jembatan penyeberangan orang (JPO), pada Senin 23 Maret 2026, malam. Diduga pria tersebut hendak melakukan aksi bunuh diri.

‎Berdasarkan pantauan Tangerangnews di lokasi, pria tersebut duduk di atas papan reklame setinggi sekitar 20 meter dan tengan mengayunkan kakinya di ujung papan iklan tersebut.

Selain itu, ia tampak hanya mengenakan celana panjang dan bertelanjang dada. 

‎Kepadatan kendaraan sempat terjadi di jalan tersebut lantaran para pengendara penasaran dengan apa yang terjadi. 

‎Petugas Kepolisian tampak tengah mengatur lalu lintas dan meminta agar para warga yang menonton tidak menyebabakan kemacetan dan tidak melakukan provokasi agar pria tersebut meloncat.

‎Terlihat, satu unit mobil pemadam kebarakan crane milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang dikerahkan untuk mencegah pria tersebut bunuh diri.

‎Selain itu, petugas medis dari Palang Merah Indonesia (PMI) tampak siaga jika terjadi insiden yang tidak diinginkan.

‎Warga sekitar, Deni menjelaskan, sebelum naik ke atas papan reklame, pria tersebut awalnya mendatangi warung kopi yang berada di halte bis di dekat JPO. 

‎"Tadi orang itu dari arah sana berjalan menuju halte, terus dia makan mie bekas orang. Tidak lama ditanyain sama tukang ojek mau pulang, terus tiba-tiba dia udah di atas," katanya.

Deni mengaku tidak mengenali pria tersebut lantaran bukan merupakan warga sekitar.

‎Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang Andia Suherlandia menjelaskan pria tersebut duduk di atas billboard selama dua jam, hingga akhirnya bisa dibujuk turunsetelah proses negosiasi. 

‎"Pria tersebut akhirnya turun setelah tadi dari pihak Polres Metro Tangerang Kota menjanjikan untuk menyelesaikan permasalahannya," ujar Andia. 

Diketahui berdasarkan keterangan petugas, pria tersebut mengaku hendak melakukan bunuh diri lantaran ada masalah ekonomi. 

"Jadi yang bersangkutan ada masalah keluarga dengan ibunya, kemungkinan terkait ekonomi," jelasnya. 

‎Ia menuturkan, lokasi yang sempit menyulitkan proses penyelamatan pria yang hendak mengakhir hidupnya tersebut. 

‎Andia menambahkan, pihaknya mengerahkan 3 unit mobil pemadam kebakaran, serta ambulance untuk berjaga apabila terjadi insiden yang tidak diduga. 

‎"Kurang lebih ada sekitar 50 personel gabungan yang terdiri dari kita dan Polres," tambahnya. 

‎Ia mengimbau agar masyarakat bisa lebih berempati dan apabila ada kejadian serupa masyarakat jangan melakukan provokasi agar warga tersebut mengakhiri hidupnya.