TANGERANGNEWS.com-Setelah melayani lonjakan penumpang pada puncak arus mudik, Bandara Internasional Soekarno-Hatta kini bersiap menghadapi tantangan berikutnya.
PT Angkasa Pura Indonesia memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 akan terjadi pada 28 Maret 2026.
Jumlah pergerakan penumpang pada hari tersebut diperkirakan mencapai 198.387 orang dengan total 1.221 penerbangan dalam satu hari.
Angka ini diproyeksikan melampaui catatan puncak arus mudik yang sebelumnya terjadi pada H-3 Lebaran pada 18 Maret 2026, dengan 191.173 penumpang.
Tren Pertumbuhan Penumpang
Peningkatan mobilitas masyarakat pada periode Angkutan Lebaran tahun ini terlihat signifikan. Secara kumulatif, sejak 13 hingga 19 Maret 2026, Bandara Soetta telah melayani lebih dari 1,23 juta penumpang. Jumlah ini naik 8,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sedangan pergerakan pesawat tumbuh 5,7% dengan total 8.211 pergerakan, dengan diminasi penerbangan domestik yang trafiknya melonjak tajam sebesar 11,3% atau mencapai 918.268 penumpang.
Rute Denpasar, Medan, Makassar, Surabaya, dan Padang menjadi primadona bagi pemudik.
Kesiapan Operasional dan Imbauan Penumpang
General Manager Bandara Soekarno-Hatta Heru Karyadi memastikan bahwa meskipun terjadi lonjakan trafik yang masif, operasional bandara tetap berjalan optimal melalui koordinasi lintas instansi.
"Kami terus memastikan kesiapan operasional di seluruh lini, mulai dari fasilitas, personel, hingga alur pelayanan, sehingga pengguna jasa tetap dapat merasakan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar," tegasnya.
Menghadapi estimasi kepadatan pada 28 Maret mendatang, Heru Karyadi memberikan beberapa imbauan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan balik.
"Selalu cek jadwal penerbangan terbaru melalui maskapai masing-masing, datanglah ke bandara lebih awal untuk mengantisipasi kepadatan di area check-in dan pemeriksaan. Lalu, gunakan fasilitas mandiri untuk mempercepat proses di terminal," ujarnya.