TANGERANGNEWS.com-Isu kenaikan harga pada Bahan Bakar Minyak (BBM) memicu panic buying atau pembelian mendadak oleh pelanggan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kabupaten Tangerang.
Berdasarkan pantauan Tangerangnews di SPBU SPBU 34-15704 Tigaraksa, pada Selasa 31 Maret 2026 malam, menunjukkan antrean panjang kendaraan dikarenakan warga yang khawatir kenaikan harga.
Antrean kendaraan roda dua terlihat mengular hingga sepanjang 30 meter. Hal yang sama terjadi di tempat pengisian bahan bakar mobil, terlihat truk dan mobil pribadi mengantre hingga hampir sampai ke pinggir jalan raya.
Salah seorang warga yang mengisi bahan bakar, Ita mengatakan, isu kenaikan harga pada BBM ini membuatnya rela mengantre di SPBU tersebut.
"Katanya kan harga bensin ini mau naik, makanya secepatnya saya isi langsung," ujar Ita.
Senada, salah seorang pengemudi ojek online (ojol), Kariri mengungkapkan, alasan dirinya rela mengantre selama 45 menit di SPBU ini dikarenakan antrean di SPBU lain sudah sangat panjang.
"Udah pada penuh semua, Gading Serpong, Citra Raya, ketemu yang agak renggang di sini, biasanya antre disini paling 15 menit," ujar Kariri.
Ia menjelaskan, kenaikan harga BBM ini akan sangat berdampak kepada para pengemudi ojol.
"Kita dari argo hemat aja udah kena potongan, ditambah lagi BBM rencananya naik, itu makin parah lagi, kita biasanya aja seharian isi bensin bisa Rp80 ribu," jelasnya.