TangerangNews.com

Pemkot Tangerang Matangkan Persiapan Ikut Lelang Proyek PSEL

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 1 April 2026 | 20:53 | Dibaca : 36


Kondisi TPA Rawa Kucing Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menyatakan komitmen penuh dalam mempercepat realisasi proyek strategis Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).

Langkah ini diambil sebagai upaya mengatasi kondisi darurat sampah yang terjadi wilayah Tangerang Raya.

Proyek yang mengusung konsep aglomerasi ini direncanakan akan berpusat di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, dengan target operasional penuh pada Oktober 2027 mendatang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Wawan Fauzi menjelaskan Pemkot Tangerang saat ini tengah melakukan berbagai langkah strategis guna memastikan seluruh tahapan pengembangan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Fokus utama Pemkot saat ini tertuju pada pemenuhan aspek administratif dan spesifikasi teknis yang menjadi syarat utama untuk mengikuti proses lelang melalui Danantara pada Juni 2026.

"Diharapkan pengerjaan fisiknya dapat mulai dilaksanakan pada Oktober tahun depan,” ujarnya Rabu 1 April 2026.

Dalam perkembangannya, keseriusan Pemkot Tangerang telah diperkuat dengan adanya kesepahaman antara tiga kepala daerah di wilayah Tangerang Raya.

Wali Kota Tangerang telah menandatangani surat pernyataan minat untuk bergabung dalam proyek PSEL Aglomerasi ini.

 

Dokumen tersebut merupakan langkah formal yang sangat krusial, di mana sesuai dengan arahan Gubernur Banten, surat minat tersebut akan disampaikan secara kolektif kepada pemerintah pusat melalui Menteri Lingkungan Hidup guna mendapatkan kepastian dan dukungan lebih lanjut.

 

Pemerintah Kota Tangerang menilai bahwa kehadiran teknologi PSEL merupakan solusi terbaik dan paling berkelanjutan dalam menangani persoalan sampah perkotaan yang semakin kompleks.

 

Selain mampu mereduksi volume sampah secara signifikan, proyek ini juga memberikan nilai tambah berupa penghasilan energi listrik.

 

Namun, Wawan menekankan bahwa keberhasilan teknologi ini tetap harus didukung oleh hulu yang kuat, yaitu kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari sumbernya.

 

Sebagai bagian dari persiapan jangka panjang, Pemkot Tangerang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mulai membiasakan budaya pemilahan sampah mandiri.

 

"Penguatan peran bank sampah serta optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah dengan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS3R) di tingkat wilayah harus dibiasakan mulai dari sekarang," tutup Wawan.