TangerangNews.com

Paparkan PP Tunas kepada Pelajar di Tangerang, Mendikdasmen Sebut Main Roblox Bikin Pikiran Rusak

Muhamad Yusri Hidayat | Senin, 6 April 2026 | 19:11 | Dibaca : 61


Mendikdasmen Abdul Mu'ti saat mengunjungi SMPN 2 Curug, Kabupaten Tangerang, Senin 6 April 2026. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)


‎TANGERANGNEWS.com-Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti memberikan sosialisasi terkait Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang PP Tunas kepada siswa SMPN 2 Curug, Kabupaten Tangerang. 

‎Sosialisasi tersebut dipaparkan Mu'ti saat meninjau pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) siswa di sekolah tersebut pada Senin 6 April 2026. 

‎Dalam kunjungan itu, Mu'ti menyampaikan pentingnya pembatasan gawai pada siswa. Ia mengimbau, agar para murid tidak bermain game online yang berpotensi merusak pola pikir anak-anak.

‎"Sudah ada peraturan, tidak boleh main Roblox, menebarkan racun dan pikiran-pikiran yang merusak," ujar Mu'ti. 

‎Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang, Dadan Gandana menuturkan, pihaknya akan mengawal pelaksanaan kebijakan tersebut guna mencegah pola pikir dan perilaku anak-anak terkena paparan negatif dari media sosial.

‎"Tentu sangat positif dan kita dukung apa peran pemerintah dalam melindungi anak dari bahaya media sosial, terutama dampak-dampak negatifnya," tutur Dadan. 

‎Meski begitu, kata Dadan, para pengajar harus meningkatkan literasi digital demi mengimbau kebijakan pembatasan penggunaan media sosial bagi siswa. 

‎"Kita baru melaksanakan pendampingan penggunaan interaktif flat panel yang kemarin sudah dikirimkan oleh pemerintah pusat ke sekolah-sekolah. Sehingga nanti guru-gurunya juga bisa mengimbangi terutama guru-guru yang menerima, sehingga nanti bisa ada pengimbasan di masing-masing sekolah," jelasnya.

‎Dadan menjelaskan, peningkatan literasi digital bagi tenaga pendidik diperlukan agar teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai penunjang pengembangan pendidikan. 

‎"Kita sudah membuat berbagai macam aplikasi yang di dalamnya terdapat konten-konten literasi digital, di antaranya Portal Sekolah. Nah ini juga sangat membantu dari peningkatan literasi digital di sekolah bagi siswa-siswa kita," tutupnya.