TangerangNews.com

Pasca Penyegelan, Bupati Tangerang Siapkan Solusi Tempat Ibadah Permanen untuk Jemaat POUK Tesalonika

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 6 April 2026 | 20:25 | Dibaca : 85


Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat meninjau ibadah Paskah jemaat POUK Tesalonika di Aula Eks Kantor Kecamatan Teluknaga, Minggu 5 April 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Pasca polemik penyegelan tempat ibadah jemaat Persekutuan Oikoumene Umat Kristen (POUK) Tesalonika di Kecamatan Teluknaga, pada Jumat, 3 April 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bergerak cepat untuk memastikan kondusivitas wilayah.

Untuk sementara, para jemaat diberikan fasilitas Eks Kantor Kecamatan Teluknaga agar bisa melakukan kegiatan ibadah.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan pihaknya tengah mencarikan solusi agar jemaat dapat beribadah dengan tenang di tempat representatif secara permanen.

Pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda tidak hanya memberikan penanganan jangka pendek, namun sedang mengkaji langkah strategis ke depan.

"Kami tengah merumuskan solusi jangka panjang secara komprehensif. Tujuannya agar ke depan jemaat bisa memiliki tempat ibadah yang lebih nyaman dan permanen, tanpa menimbulkan gangguan serta tetap menjaga kerukunan di tengah masyarakat," ujarnya usai meninjau ibadah Paskah di Aula Eks Kantor Kecamatan Teluknaga, Minggu 5 April 2026.

Bupati menegaskan kehadiran pemerintah bersama TNI-Polri adalah bentuk jaminan keamanan bagi seluruh warga tanpa memandang latar belakang agama.

"Silakan gunakan tempat ini (eks kantor kecamatan) untuk ibadah rutin maupun hari besar seperti Paskah dan Natal. Kami hadir untuk memberikan perlindungan dan memastikan semua masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman," tegasnya.

Maesyal juga mengajak masyarakat luas untuk menyikapi perbedaan dengan semangat musyawarah. Ia menekankan bahwa keberagaman di Kabupaten Tangerang adalah kekuatan yang harus dijaga melalui dialog yang terbuka.

Di tempat terpisah, Gembala Jemaat POUK Tesalonika Pendeta Michael Siahaan menyampaikan apresiasi atas perhatian dan solusi yang diberikan oleh pemerintah daerah.

“Kami bersyukur atas kehadiran Bapak Bupati, Dandim, dan Kapolres yang telah mendengarkan kebutuhan kami. Ini menjadi jawaban atas kerinduan kami untuk dapat beribadah dengan tenang dan layak,” ungkapnya.