TangerangNews.com

Tangani Banjir dan Longsor, Pemkot Tangsel Segera Pasang Long Storage hingga Normalisasi Kali

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 16 April 2026 | 15:43 | Dibaca : 77


Wakil Wali Tangsel Pilar Saga Ichsan saat meninjau lokasi penanganan banjir. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan meninjau langsung sejumlah titik terdampak banjir dan tanah longsor yang mengepung wilayahnya akibat cuaca ekstrem belakangan ini.

Peninjauan ini menyasar tiga lokasi utama yakni Perumahan Citra Prima Serpong 2 (Setu), Kawasan Empang Sari (Ciputat), dan Jalan H. Nurleman (Benda Baru).

Dalam pantauannya, Pilar menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel akan mempercepat langkah mitigasi, mulai dari normalisasi sungai hingga penertiban bangunan yang menghambat aliran air.

"Kita upayakan semua penanganan pengendalian banjir dan longsor di beberapa wilayah ini segera bisa dilakukan secara optimal, agar aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan dengan baik," tegasnya, Rabu 15 April 2026 

Dalam peninjauan di Perumahan Citra Prima Serpong 2, peninggian turap dan dua unit pompa sudah disiagakan, curah hujan ekstrem membuat debit sungai melonjak drastis hingga air tak tertampung.

Pilar menemukan tumpukan sampah dan brangkal dari hulu yang menyumbat aliran.

Sebagai solusi, ia menginstruksikan penambahan long storage (ruang penyimpanan air) di titik terendah serta pelebaran saluran.

"Jika penyempitan ada di aset pemerintah, langsung dilebarkan. Jika di lahan warga, opsi pembebasan lahan akan kita pertimbangkan," tambahnya.

Kondisi serupa ditemukan di Empang Sari, Ciputat. Karena lokasinya yang rendah, Pilar meminta pembangunan long storage di sepanjang jalan serta perbaikan crossing drainase.

Tak hanya itu, infrastruktur seperti jembatan yang terlalu rendah, baik milik rumah makan maupun jembatan kabel PLN, akan ditata ulang karena menghambat arus air.

"Saya targetkan penanganan di kawasan Empang Sari ini bisa tuntas dalam waktu dua tahun ke depan," ungkapnya optimis.

Beralih ke Jalan H. Nurleman, Benda Baru, Pilar meninjau titik longsor yang dipicu oleh resapan air hujan yang menjebol struktur tanah.

Pemkot saat ini tengah membangun turap batu kali dan memasang saluran air baru agar air tidak mengendap yang memicu penurunan tanah kembali.

Di akhir kunjungannya, Pilar mencatat adanya kemajuan signifikan di mana genangan kini lebih cepat surut dalam waktu sehari. Namun, ia mengingatkan bahwa infrastruktur canggih tidak akan maksimal tanpa peran warga.

“Masalah utama selain hujan adalah penyempitan saluran dan sampah. Kesadaran masyarakat harus ditingkatkan, karena ini sangat berpengaruh terhadap keberhasilan kita menangani banjir,” pungkasnya.