TangerangNews.com

Diskon Tambah Daya Listrik 50 Persen dari PLN Berlaku Hingga 28 April, Ini Syaratnya

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 16 April 2026 | 17:10 | Dibaca : 92


Ilustrasi petugas PLN tengah berinteraksi dengan pelanggan sebelum melakukan proses penambahan daya listrik di rumah pelanggan. (@TangerangNews / Istimewa)


TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) menghadirkan program diskon tambah daya listrik sebesar 50 persen bertajuk “Power Up Real, Listrik Aman Kerja Lancar”. 

Program ini digulirkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat yang menjalankan aktivitas Work From Home (WFH).

Promo tersebut berlaku mulai 15 hingga 28 April 2026 dan ditujukan bagi pelanggan tegangan rendah satu fasa dengan daya awal 450 VA hingga 5.500 VA yang ingin menambah daya maksimal hingga 7.700 VA.

Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Priyanto mengatakan, meningkatnya aktivitas di rumah membuat kebutuhan listrik ikut bertambah.

Karena itu, PLN memberikan kemudahan agar masyarakat tetap nyaman beraktivitas.

“Melalui program ini, PLN ingin memberikan kemudahan tambah daya listrik bagi pelanggan dengan biaya yang lebih rendah, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas di rumah khususnya WFH dengan nyaman tanpa khawatir kekurangan daya,” ujar Adi.

Ia menjelaskan, pelanggan dengan daya awal 1.300 VA yang ingin meningkatkan daya menjadi 7.700 VA cukup membayar Rp3.100.800. 

Angka tersebut setara dengan potongan 50 persen dari biaya normal sebesar Rp6.201.600.

Pengajuan program ini dilakukan sepenuhnya melalui aplikasi PLN Mobile. Pelanggan prabayar cukup melakukan minimal satu kali pembelian token, sementara pelanggan pascabayar perlu melunasi tagihan listrik.

Setelah transaksi berhasil, pelanggan akan memperoleh e-voucher diskon yang dapat ditemukan pada menu “Reward” di aplikasi atau melalui email terdaftar. Kode tersebut kemudian digunakan saat mengajukan penambahan daya.

“Prosesnya mudah dan cepat hanya melalui aplikasi PLN Mobile,” kata Adi.

PLN menegaskan, program ini hanya berlaku bagi pelanggan yang telah terdaftar sebelum 1 April 2026 dan tidak memiliki tunggakan tagihan listrik.

Adi mengajak masyarakat memanfaatkan promo ini agar kebutuhan listrik di rumah dapat terpenuhi, terutama untuk menunjang aktivitas kerja dan produktivitas harian dari rumah.