TangerangNews.com

Rekayasa Lalin 24 Jam Diberlakukan Urai Kemacetan Akibat Proyek Underpass Bitung

Muhamad Yusri Hidayat | Minggu, 19 April 2026 | 22:12 | Dibaca : 96


Rekayasa lalin untuk urai macet pengerjaan proyek Underpass Bitung, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


‎TANGERANGNEWS.com-Direktorat Jenderal Bina Marga melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten mulai melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di lokasi proyek pembangunan underpass Bitung, Kabupaten Tangerang.

‎Uji coba ini berlaku seiring dimulainya pekerjaan pengeboran tiang bor atau secant pile yang berdampak pada perubahan arus kendaraan di jalur nasional penghubung Tangerang–Serang.

‎Adapun rekayasa lalu lintas dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama dilakukan selama tiga hari, mulai 17 sampai 19 April 2026, dengan penerapan sistem contraflow pada jam sibuk, yaitu pukul 06.00–08.00 WIB dan 16.00–18.00 WIB.

‎Pada tahap ini, arus kendaraan tetap dipertahankan dengan skema dua lajur untuk masing-masing arah, baik menuju Serang maupun Tangerang, agar lalulintas disekitar area tersebut tetap berjalan lancar.

Kendaraan yang melintas akan dialihkan melalui jalur yang telah diperlebar di sekitar area proyek.

‎Selanjutnya, tahap kedua uji coba akan berlangsung pada 20 sampai 22 April 2026. ‎Pada uji coba kedua ini, rekayasa lalu lintas diberlakukan selama 24 jam penuh untuk mengevaluasi efektivitas pengaturan arus kendaraan secara menyeluruh, sampai pengerjaan proyek pembangunan underpass ini selesai. 

‎Skema rekayasa lalu lintas yang diterapkan di Area tersebut meliputi, pergeseran lajur di sekitar area pekerjaan, penyempitan badan jalan pada titik tertentu, contraflow terbatas untuk menjaga kelancaran arus, serta pengalihan kendaraan ke jalur yang telah diperlebar. 

‎Pengguna jalan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, mematuhi rambu lalu lintas sementara, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Masyarakat juga disarankan mempertimbangkan rute alternatif guna menghindari kepadatan, terutama pada jam sibuk.

‎Pembangunan underpass ini sendiri diharapkan dapat mengurai kemacetan yang selama ini menjadi salah satu titik padat kendaraan di jalan penghubung Tangerang - Serang itu.