TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang menginstruksikan untuk melaksanakan gerakan pemberian obat cacing serentak di seluruh Puskesmas.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga kesehatan anak usia dini, serta menekan angka stunting melalui pencegahan infeksi cacingan.
Pemberian obat cacing ini menggunakan Albendazole 400 mg yang ditujukan bagi anak usia 1 hingga 12 tahun.
Sesuai dengan protokol kesehatan, pemberian obat dilakukan secara berkala dua kali dalam setahun dengan interval setiap enam bulan.
Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menyampaikan infeksi cacing yang tidak tertangani dapat menghambat penyerapan nutrisi pada anak.
Jika nutrisi tidak terserap sempurna, anak berisiko mengalami anemia hingga gizi buruk yang menjadi pemicu utama stunting.
"Gerakan pemberian obat cacing ini kami lakukan secara masif di seluruh wilayah Kota Tangerang dengan menyasar lembaga pendidikan anak usia dini seperti PAUD dan KB, untuk memastikan tidak ada anak yang terhambat tumbuh kembangnya hanya karena infeksi cacing," pungkas, Senin 20 April 2026.
Selain di sekolah-sekolah, masyarakat juga dapat mengakses obat cacing secara gratis di puskesmas terdekat maupun melalui layanan posyandu di masing-masing lingkungan RW.
Ia mengingatkan masyarakat agar menjaga kesehatan lingkungan dan rutin mengonsumsi obat cacing adalah investasi jangka panjang bagi tumbuh kembang anak.
Infeksi cacing seringkali tidak menunjukkan gejala berat di awal, namun secara perlahan dapat menurunkan daya tahan tubuh dan kemampuan kognitif anak.
"Kami mengimbau kepada seluruh orang tua agar aktif membawa putra-putrinya ke puskesmas, posyandu, atau memastikan mereka mendapatkannya di sekolah bagi yang sudah bersekolah. Mari kita pastikan anak-anak Kota Tangerang tumbuh sehat, cerdas, dan bebas cacingan," sambungnya.
Melalui gerakan serentak ini, diharapkan seluruh anak di Kota Tangerang memiliki perlindungan maksimal dari penyakit parasit demi mewujudkan generasi emas yang sehat dan tangguh.