TangerangNews.com

Bhayangkara FC dan Dewa United Bakal Beri Sanki Pemainnya yang Terlibat Insiden Tendangan Kungfu

Muhamad Yusri Hidayat | Rabu, 22 April 2026 | 21:33 | Dibaca : 55


Manajemen Bhayangkara FC dan Dewa United mediasi pemainnya yang diduga terlibat insiden tendangan kungfu dalam ajang Elite Pro Academy (EPA) U-20. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)


‎TANGERANGNEWS.com-Manajemen Bhayangkara FC dan Dewa United tengah menyelidiki insiden tendangan kungfu yang melibatkan para pemain kedua klub tersebut dalam ajang Elite Pro Academy (EPA) U-20.

‎Diketahui, dalam pertandingan antara Bhayangkara FC dan Dewa United dalam pertandingan yang berlangsung pada pada Minggu 19 April 2026, terjadi kericuhan antar pemain.

Hal ini diduga dipicu pemain Bhayangkara FC, Fadly Alberto menendang pemain Dewa United, Rakha Nurholis.

Namun informasi yang beredar justru pihak Dewa United yang melakukan tendangan duluan, sehingga berujung aksi saling balas.

Firman Utina, Direktur Akademi Dewa United  mengatakan pihaknya akan menyelidiki para pemain dan staff yang terlibat dalam insiden kekerasan di laga tersebut. 

‎"Kami akan berbicara dengan pemain-pemain. Jika mereka memang benar-benar terlibat di dalam kasus ini, maka mereka akan mengikuti punishment dari rule yang sudah kami buat di Dewa United," ujarnya di Tangerang, Rabu 22 April 2026.

‎Senada, Manager Bhayangkara FC U-20 Yongki Pandu Pamungkas juga tengah menginvestigasi para pemainnya.  "Yang pasti siapa-siapa yang terlibat sudah kami berikan punishment," tegasnya. 

Pihaknya akan melakukan evaluasi dan memberikan pembinaan kepada pihak-pihak yang terlibat, sambil menunggu sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI. 

‎"Kami sendiri, kami sangat menjunjung tinggi sportivitas. Jangankan berkelahi, satu match saja dapat lima kartu kuning, anak-anak dapat hukuman. Nanti ke depan akan kita lakukan pembinaan lebih lanjut sambil menunggu sanksi dari Komdis," tutupnya.