TangerangNews.com

Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 7 Mei 2026 | 16:16 | Dibaca : 58


Andra Soni saat membuka Rakerda BPD HIPMI Banten Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Diklatda dan Forum Bisnis Daerah (Forbisda) di Kota Serang, Kamis 7 Mei 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurutnya, program nasional ini merupakan pasar potensial yang mampu menggerakkan ekonomi daerah secara masif, khususnya di sektor pangan.

Hal tersebut ditegaskan Andra Soni saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Banten Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Diklatda dan Forum Bisnis Daerah (Forbisda) di Kota Serang, Kamis 7 Mei 2026.

Andra Soni membedah potensi ekonomi di balik kebijakan nasional tersebut. Ia menyebutkan mayoritas perputaran uang dalam program MBG akan bermuara pada sektor pertanian dan pemenuhan kebutuhan konsumsi.

“Program MBG ini bisa kita dukung bersama, karena 85 persen biaya di MBG itu larinya ke pertanian dan kebutuhan pangan. Jadi, silakan teman-teman memanfaatkan program ini sebaik-baiknya dengan cara membangun ekosistem usaha yang baik,” ujarnya.

Ia menilai kedekatan geografis Banten dengan Jakarta serta tingginya angka penanaman modal dalam negeri (PMDN) di Banten menjadi modal kuat bagi pengusaha muda untuk mendominasi rantai pasok pangan.

Momentum ini didukung oleh performa ekonomi Banten yang sedang dalam tren positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Banten pada Triwulan I-2026 tumbuh sebesar 5,64 persen (year-on-year). 

Menariknya, lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan mencatat pertumbuhan tertinggi mencapai 17,88 persen.

“Ini capaian yang patut disyukuri dan menjadi keyakinan kita bahwa ekonomi di Banten akan terus tumbuh. Saya meminta perangkat daerah terkait untuk aktif membangun komunikasi mengenai peluang investasi dan usaha kepada para pengusaha muda,” tambahnya.

Menanggapi tantangan tersebut, Ketua Umum BPD HIPMI Banten Rifky Hermansyah, sepakat bahwa sektor pangan dan hortikultura kini menjadi primadona baru.

Ia meminta anggota HIPMI untuk mulai bergeser dari sektor usaha konvensional.

“Sekarang jangan lagi hanya bicara sektor usaha konvensional, tapi juga sektor pangan dan hortikultura karena kebutuhan dan supply-demand-nya luar biasa,” tegas Rifky.

Melalui forum Rakerda dan Forbisda ini, HIPMI Banten berkomitmen untuk memperkuat jejaring bisnis dan meningkatkan kapasitas kader agar mampu menjadi pemain utama dalam proyek-proyek strategis pemerintah, termasuk mendukung ketahanan pangan melalui program MBG