TangerangNews.com

Ricuh, Warga Saling Dorong Berebut Sembako Murah Pemkab Tangerang

Muhamad Yusri Hidayat | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:24 | Dibaca : 81


Ratusan warga antre sejak pagi di kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang di Alun-alun Tigaraksa, pada Rabu 13 Mei 2026. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)


‎TANGERANGNEWS.com-Kericuhan terjadi saat acara Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang di Alun-alun Tigaraksa, pada Rabu 13 Mei 2026.

‎Berdasarkan pantauan Tangerangnews di lokasi terlihat ribuan warga memadati Alun-alun Tigaraksa sejak pagi hari. Mereka mengantre untuk dapat menebus sembako dengan harga murah yang dijual pemerintah.

‎Banyak warga yang tidak kebagian kupon sembako murah tetap memaksakan diri untuk mengantre. Hal ini membuat antrean sempat menjadi tidak kondusif hingga berujung saling dorong-dorongan.

Petugas pun sempat kewalahan menertibkan antrean warga. Ketegangan mereda setelah petugas mengumumkan sisa sembako murah akan dijual bebas jika pemilik kupon sebelumnya tidak datang hingga pukul 12.00 WIB.

‎"Saya antre dari sebelum Subuh, tadi ada yang dorong-dorongan, tapi saya santai aja, kalau enggak dapat berarti belum rezeki," ucap salah seorang warga, Jamilah.

‎Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang Riski Maria Girsang mengungkapkan, GPM ini diadakan untuk menstabilkan harga sembako jelang hari raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

‎"Total ada 2.000 paket sembako yang kami sediakan pada GPM ini," sebutnya.

‎Riski menjelaskan, setiap paket sembako dijual dengan harga Rp43 ribu yang isinya 2 kg beras, 1 kg gula, 1 kg tepung, dan 1 liter minyak goreng.

‎"Harga di pasar sekitar Rp 86.800, disubsidi pemerintah jadi masyarakat hanya membayar Rp 43.000," jelasnya.