TangerangNews.com

Ternyata Mahasiswi UMT, MC Viral Shindy Lutfiana Juga Pernah Ikut Ajang Presenter Prokopim Kota Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:20 | Dibaca : 156


Shindy Lutfiana Al Aziz saat mengikuti lomba MC Competition 2025 yang digelar oleh Prokopim Kota Tangerang (@TangerangNews / Istimewa)


TANGERANGNEWS.com- Nama Shindy Lutfiana Al Aziz mendadak jadi perbincangan di media sosial setelah penampilannya saat memandu final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

Cuplikan video saat dirinya membawakan acara viral usai beberapa ucapannya dianggap kurang tepat oleh warganet. 

Dalam video itu, sebagai pembawa acara Shindy dinilai tidak netral dan malah ikut memojokkan peserta yang tengah memprotes keputusan juri. 

“Mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja,” ujar Shindy kepada peserta lomba.

Di balik itu, Shindy ternyata memiliki latar belakang di dunia public speaking dan pembawa acara yang cukup mentereng. 

Ia diketahui pernah mengikuti ajang Tangerang MC Competition 2025 yang digelar Pemerintah Kota Tangerang.

Dalam unggahan akun Instagram Prokopim Kota Tangerang, Shindy sempat dinyatakan lolos ke jajaran 30 peserta terbaik.

“Selamat untuk 30 peserta Tangerang MC Competition 2025 yang lanjut ke tahap selanjutnya. Untuk info tahap selanjutnya, seluruh peserta akan dihubungi langsung oleh panitia ya,” tulis akun tersebut dikutip dari BeritaSatu.

Meski sempat melaju ke tahap berikutnya, nama Shindy tidak masuk dalam daftar 10 besar finalis kompetisi tersebut.

Selain itu, Shindy juga tercatat sebagai alumni Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) .

Berdasarkan data PDDIKTI, ia merupakan lulusan Program Studi Ilmu Komunikasi angkatan 2015 dan menyelesaikan pendidikannya pada tahun ajaran 2018/2019.

Setelah kritik bermunculan di media sosial, Shindy akhirnya menyampaikan permintaan maaf terbuka. 

Ia mengaku menjadikan kejadian tersebut sebagai evaluasi untuk lebih berhati-hati saat berbicara di ruang publik.

“Dengan segala kerendahan hati, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas semua ucapan saya,” tulis Shindy dalam klarifikasinya.

Lanjut dia, kejadian itu menjadi pelajaran penting dalam perjalanan kariernya sebagai pembawa acara.

“Peristiwa ini menjadi pembelajaran yang sangat berharga bagi saya untuk lebih berhati-hati, bijaksana, serta lebih cermat dalam memilih dan menggunakan diksi ketika menjalankan tugas di ruang publik,” lanjutnya.