TANGERANGNEWS.com-Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia Banten, Ian Pribadi meminta agar jajaran pengurus PSI se-Banten dapat melakukan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Contohnya, ialah salah satu kegiatan yang hari ini dilakukan yaknit sunatan massal.
Ian Pribadi meminta seluruh kader PSI untuk aktif turun dan membaur bersama warga. Ia menekankan pentingnya menghilangkan kesan eksklusif agar masyarakat benar-benar merasa partai ini adalah bagian dari mereka.
“Saya selaku Dewan Pembina tentunya selalu menggerakkan teman-teman DPD bagaimana secara konkret berkaitan dengan politik,” ucap Ian saat menghadiri kegiatan sunatan massal di Posyandu Anggur, Cipondoh Makmur, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang pada Sabtu 16 Mei 2026.
Ia menjelaskan, saat ini PSI Banten lebih memprioritaskan aksi sosial kemasyarakatan sebagai langkah pendekatan utama, ketimbang membahas manuver atau target politik praktis secara berlebihan.
Menurutnya, kegiatan yang berhubungan langsung dengan masyarakat tentunya dapat membawa hasil yang positif bukan hanya untuk masyarakat, tapi juga untuk PSI di 2029.
Selain Ian Pribadi, kegiatan sunatan massal yang diselenggarakan oleh DPC PSI Cipondoh, Kota Tangerang di Posyandu Anggur, Cipondoh Makmur juga turut dihadiri oleh Irwan Acep Wijaya, Michael Eka Anggota DPRD Prov.Banten, Ketua DPD Kota Tangerang Theresia Megawati sekaligus anggota DPRD Kota Tangerang, Christian Lois Anggota DPRD Kota Tangerang serta Tini selaku ketua DPC Cipondoh beserta jajaran lainnya.
Kegiatan khitanan massal tersebut, diikuti oleh sebanyak 38 anak. Ian menilai kegiatan tersebut mampu membantu meringankan beban masyarakat, khususnya menjelang tahun ajaran baru sekolah.
“Kegiatan sunatan massal ini memang kontekstualnya berkaitan dengan menyambut tahun ajaran baru. Semoga kegiatan ini bisa meringankan beban orang tua,” jelasnya.
Ia menegaskan, kegiatan sosial seperti ini harus sering dilakukan, sebagai bagian dari upaya PSI untuk mendekatkan diri agar dapat dikenal oleh masyarakat.
“Politik itu bukan hanya untuk kekuasaan, tapi betul-betul kita bisa melayani dan bersentuhan kepada masyarakat,” katanya.