TANGERANGNEWS.com-PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) dan Polres Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) memperkuat aspek keamanan lingkungan bandara.
Hal ini menyusul pengungkapan tindak pidana pencurian tas ekspor dengan kerugian hingga Rp1 miliar yang dilakukan oleh oknum pekerja operator kargo.
General Manager Bandara Soekarno-Hatta Heru Karyadi mengatakan InJourney Airports berupaya untuk selalu meningkatkan standar keamanan, keselamatan dan pelayanan di Bandara Soekarno-Hatta.
“Kami informasikan bahwa InJourney Airports dan Polres Bandara Soekarno-Hatta telah memperkuat aspek keamanan, dan telah berhasil mengungkap dugaan tindakan pencurian oleh oknum pekerja operator kargo,” ujarnya, Minggu 17 Mei 2026.
Adapun pada kasus dugaan tindak pidana pencurian tas ekspor ini, peristiwa terjadi di area parkir Pergudangan Aeroville (dahulu Soewarna) di kawasan Bandara Soekarno-Hatta pada Senin, 13 April 2026.
Menindaklanjuti laporan masyarakat, Cargo Security Department Bandara Soekarno-Hatta dan Polres Bandara Soekarno-Hatta segera melakukan pemeriksaan di antaranya melalui CCTV hingga berhasil menangkap para pelaku.
Adapun satu pekerja operator kargo yang terlibat bukan merupakan karyawan InJourney Airports.
Heru Karyadi menegaskan seluruh pekerja di perusahaan atau entitas yang beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta agar mematuhi peraturan dan hukum yang berlaku di Indonesia.
"Bandara Soekarno-Hatta memiliki sistem dalam menjaga keamanan, dan aktivitas yang melanggar keamanan pasti akan terdeteksi oleh InJourney Airports dan Polres Bandara Soekarno-Hatta," pungkasnya.