TangerangNews.com

Perlintasan Sudirman Tangerang Kerap Macet, Flyover Ditargetkan Baru Dibangun 2027

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:06 | Dibaca : 42


Kondisi kepadatan lalu lintas di perlintasan Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)


TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengakui kemacetan di kawasan perlintasan rel Jalan Jenderal Sudirman semakin mendesak untuk ditangani. 

Namun, pembangunan Flyover Sudirman sebagai solusi mengurai kepadatan lalu lintas diperkirakan baru dimulai pada awal 2027 mendatang.

Rencana pembangunan tersebut dibahas dalam Kick Off Meeting Simpang Tidak Sebidang (STS) Sudirman yang digelar bersama kementerian, stakeholder, hingga tokoh masyarakat di Puspem Kota Tangerang.

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, flyover dibutuhkan karena kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Benteng Betawi, hingga Daan Mogot menjadi salah satu jalur dengan mobilitas kendaraan tinggi di Kota Tangerang.

Kemacetan selama ini juga diperparah aktivitas buka tutup perlintasan kereta Commuter Line lintas Duri-Tangerang.

“Urgensi pembangunan ini juga sangat besar karena lokasi ini menjadi simpul penting yang menghubungkan sejumlah jalur strategis di Kota Tangerang,” ujar Sachrudin, Selasa 19 Mei 2026.

Flyover tersebut direncanakan memiliki panjang sekitar 600 meter. Meski demikian, proyek tersebut masih harus melewati sejumlah tahapan persiapan sebelum masuk konstruksi. 

Pemkot Tangerang saat ini masih menyusun Detail Engineering Design (DED), Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), hingga proses pembebasan lahan.

Kepala Bappeda Kota Tangerang Yeti Rohaeti mengatakan, seluruh persiapan teknis dan administrasi sedang dipercepat agar proyek bisa segera direalisasikan.

“Adapun persiapan dari Pemkot Tangerang sendiri sudah mulai dilakukan termasuk membuat skema Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) sampai persiapan pembebasan lahan yang bisa mulai dieksekusi di 2026 ini,” kata Yeti.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Jalan Direktorat Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Rudi Irawan memastikan pemerintah pusat mendukung pembangunan flyover tersebut karena dinilai penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat.

“Kami sangat mendukung rencana pembangunan ini karena memang tadi sudah disampaikan tujuan pembangunan ini berdampak besar untuk melancarkan jalur mobilitas masyarakat serta meningkatkan keselamatan lalu lintas bagi pengguna jalan ke depan,” ujarnya.