TangerangNews.com

Viral, Video Detik-detik Wanita Menjerit Kesakitan Diduga Disiram Air Keras di Karang Tengah

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:09 | Dibaca : 127


Potongan rekaman CCTV seorang wanita diduga jadi korban penyiraman air keras. (@TangerangNews / Istimewa)


TANGERANGNEWS.com-Sebuah rekaman video CCTV yang memperlihatkan situasi mencekam saat seorang wanita meminta pertolongan di dalam sebuah toko pakaian viral di media sosial.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi di kawasan Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, pada Rabu 13 Mei 2026, malam sekitar pukul 20.05 WIB.

Berdasarkan narasi di media sosial, wanita malang yang belum diketahui identitasnya tersebut diduga tersiram air keras saat tengah terjadi aksi tawuran antar kelompok di sekitar lokasi kejadian.

Dalam rekaman video berdurasi singkat tersebut, terlihat suasana awal toko pakaian dalam kondisi tenang dengan beberapa pegawai dan pengunjung pria yang sedang beraktivitas di dekat meja kasir.

Namun, situasi mendadak berubah drastis dan histeris ketika korban tiba-tiba masuk ke dalam toko.

Korban yang mengenakan pakaian bermotif garis-garis tampak berlari masuk dari arah luar sambil menangis dan berteriak histeris menahan rasa sakit.

Korban berulang kali memegang bagian lengan, bahu, dan wajahnya yang diduga kuat telah terkena paparan air keras.

"Tolong, tolong! Kena panas, tolong," teriak korban dengan suara bergetar di dalam video.

Kehadiran korban yang berteriak histeris langsung memicu kepanikan luar biasa di dalam toko. Seorang pegawai wanita sempat mendekati korban, namun ikut panik karena melihat kondisi korban yang terus mengerang kesakitan.

Sementara itu, para pria yang berada di area kasir tampak kebingungan sekaligus syok melihat kejadian mendadak tersebut.

Korban sempat berjalan mondar-mendir di dalam toko untuk mencari air guna meredakan rasa panas membakar di kulitnya, sebelum akhirnya diarahkan menuju area belakang atau toilet toko oleh para pegawai.

Dari video tersebut juga terlihat kepulan asap tipis atau reaksi kimia yang keluar dari area pakaian korban yang terkena zat cair berbahaya tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak Kepolisian setempat mengenai identitas lengkap korban serta kronologis peristiwa tersebut.