TangerangNews.com

Ratusan UMKM di Kawasan BSD Diajari Promosi Pakai AI

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:28 | Dibaca : 61


Workshop UMKM 2026 yang digelar Sinas Mas Land di Auditorium Green Office Park 9, BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Rabu 20 Mei 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Ratusan UMKM di kawasan BSD City, Tangerang, diajari pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk promosi hingga dapat meningkatkan daya saing.

Kegiatan yang merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) ini diselenggarakan Sinar Mas Land dalam Workshop UMKM 2026 bertajuk “Strategi UMKM Modern: Cerdas Financial & Promosi Berbasis AI” di Auditorium Green Office Park 9, BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Rabu 20 Mei 2026.

Agenda rutin tahunan ini diikuti oleh 300 peserta yang mencakup berbagai elemen mulai dari UMKM binaan SML UMKM Centre, komunitas UMKM disabilitas, mahasiswa program Youthpreneur, hingga unit di bawah pilar usaha Sinar Mas.

 

AI untuk Perluas Pasar UMKM

Managing Director President Office Sinar Mas Land Dony Martadisata menegaskan pemanfaatan teknologi AI saat ini sudah menjadi kebutuhan riil dalam dunia usaha, bukan lagi sekadar tren sesaat.

"Kami melihat AI sebagai solusi nyata untuk meningkatkan efisiensi, memperluas jangkauan pasar, dan menciptakan peluang usaha baru. Kami berharap para pelaku UMKM dapat mulai mengadopsi teknologi AI secara adaptif sehingga mampu meningkatkan daya saing usaha," ujarnya.

Melalui lokakarya ini, Sinar Mas Land berkomitmen memperkuat kapasitas literasi keuangan para pelaku usaha sekaligus membuka ruang optimalisasi teknologi digital, agar bisnis mereka dapat tumbuh secara inovatif dan berkelanjutan.

Untuk memberikan dampak konkret, workshop ini menghadirkan dua pakar kelas atas di bidang ekonomi digital dan manajemen, yaitu Mentor Manajemen Bisnis, Produktivitas dan SDM sekaligus Mentor Youthpreneur SML UMKM Centre Dra. Endang Retno Wardhani dan Principal di Indonesia Applied Digital Economy & Regulatory Network/IADERN) Tuhu Nugraha.

Selain mendapatkan materi praktis mengenai manajemen keuangan dan strategi promosi digital berbasis AI, kegiatan ini dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi resmi untuk dua program inkubasi berkelanjutan yakni Program Pelatihan UMKM Batch 6 dan Program Youthpreneur Batch 2.

Salah satu tantangan klasik yang kerap dihadapi pelaku usaha adalah masalah modal. Menjawab kebutuhan tersebut, Workshop UMKM 2026 turut memfasilitasi sesi diskusi interaktif yang mempertemukan langsung para pelaku usaha dengan sejumlah lembaga pembiayaan dan perbankan nasional.

"Sejumlah mitra strategis seperti Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Syariah Indonesia (BSI), Pegadaian, hingga Sumber Rizki hadir untuk memberikan informasi skema permodalan dan produk pembiayaan usaha yang dapat diakses oleh UMKM binaan," ujar Dony.