TangerangNews.com

30 Akun Medsos Kelompok Gangster di Tangerang Kini Masuk Radar Patroli Siber

Muhamad Yusri Hidayat | Jumat, 29 Mei 2026 | 16:02 | Dibaca : 115


Aparat Polresta Tangerang menunjukkan barang bukti sajam yang digunakan anggota gangster membacok remaja dalam aksi tawuran di Desa Talagasari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)


TANGERANGNEWS.com-Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang memperketat pengawasan di ruang digital dengan memperkuat patroli siber terhadap akun-akun media sosial yang terindikasi milik kelompok gangster.

Langkah ini diambil sebagai upaya responsif untuk menekan angka kriminalitas jalanan dan aksi tawuran di wilayah hukum Kabupaten Tangerang.

Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri mengungkapkan saat ini pihak kepolisian tengah memantau ketat sekitar 30 akun media sosial yang diduga kuat terafiliasi dengan jaringan gangster.

Akun-akun tersebut tersebar di wilayah hukum 10 Polsek dan mencakup 18 kecamatan di Kabupaten Tangerang.

Beberapa akun yang masuk dalam radar pemantauan intensif di antaranya adalah @kilometer18 dan @mystery 16. Kedua akun ini diketahui merupakan kelompok gangster yang sempat terlibat aksi tawuran di Desa Talagasari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

"Kurang lebih ada 30 akun untuk sementara yang kita pantau dalam patroli siber," ujarnya, Jumat, 29 Mei 2026.

 

Gandeng Homeless Media

Dalam memaksimalkan penyelidikan, Polresta Tangerang turut menggandeng sejumlah akun informasi lokal atau homeless media yang aktif di platform Instagram maupun TikTok, seperti Cikupa Update dan About Citra Raya.

"Sinergi ini diharapkan dapat membantu kami dalam melacak pergerakan kawanan tersebut serta menemukan bukti-bukti baru di lapangan," kata Syamsul Bahri.

Berdasarkan hasil profil kepolisian, rata-rata anggota dari kelompok gangster siber ini masih berstatus anak di bawah mur.

Menanggapi fenomena tersebut, kepolisian tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga menggencarkan langkah preventif melalui sektor pendidikan.

"Kami aktif berkoordinasi dengan sekolah-sekolah di Kabupaten Tangerang melalui program Police Goes to School yang digelar setiap hari Senin," terang Syamsul Bahri.

Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian bertindak sebagai pembina upacara guna memberikan edukasi dan arahan langsung kepada para siswa agar tidak terjerumus ke dalam kenakalan remaja yang dapat merugikan masa depan mereka serta keluarga.