TangerangNews.com

Fasilitas Belajar Makin Lengkap, Program BRIDGE PLN Banten Ubah Wajah SD Negeri Pulo Panjang 2 

Fahrul Dwi Putra | Senin, 8 Juni 2026 | 23:13 | Dibaca : 42


Pemasangan 12.800 paving block di SDN Pulo Panjang 2 sudah rampung 100 persen. Sekarang anak-anak bisa bebas beraktivitas dan berolahraga di halaman yang bersih dan kokoh. (@TangerangNews / Istimewa)


 

TANGERANGNEWS.com- SD Negeri Pulo Panjang 2 di Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, mulai merasakan perubahan sarana pendidikan melalui program BRIDGE (Banten Renewable Island Development for Global Education).

Program tersebut merupakan kolaborasi antara PLN UID Banten, Lembaga Amil Zakat Harapan Dhuafa (LAZ Harfa), dan PLN PLTU Lontar yang ditujukan untuk mendukung peningkatan fasilitas pendidikan bagi siswa di wilayah kepulauan.

Salah satu perubahan yang sudah terlihat adalah penataan halaman sekolah menggunakan 12.800 paving block FABA (Fly Ash dan Bottom Ash) yang berasal dari pemanfaatan hasil samping pembakaran batu bara di PLTU Lontar. 

Dengan pemasangan paving tersebut, area sekolah kini lebih tertata dan tidak lagi becek saat musim hujan.

Selain penataan halaman, program BRIDGE juga mencakup pembangunan tiga unit saung taman baca yang saat ini masih dalam proses pengerjaan. 

Fasilitas tersebut nantinya akan dimanfaatkan sebagai ruang literasi bagi para siswa.

Kepala SD Negeri Pulo Panjang 2 Kamaludin mengatakan, pihak sekolah menyambut baik bantuan yang diberikan karena dinilai membawa perubahan bagi lingkungan belajar para siswa.

"Dulu halaman kami sering becek kalau hujan turun, anak-anak jadi terbatas ruang geraknya. Tapi sekarang, berkat bantuan paving block FABA ini, sekolah jadi lebih rapi dan bersih. Kami sangat berterima kasih karena PLN dan LAZ Harfa sudah peduli dengan pendidikan anak-anak di pulau terpencil seperti kami," ujarnya.

Menurut Kamaludin, bantuan yang diberikan tidak hanya berupa penataan fisik sekolah, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.

"Anak-anak di sini punya semangat belajar yang tinggi, dan fasilitas ini akan membuka wawasan mereka lebih luas lagi agar tidak kalah dengan siswa di kota besar. Program BRIDGE benar-benar menjadi jembatan ilmu bagi mereka," katanya.

Selain pembangunan fasilitas literasi, PLN UID Banten juga menyerahkan bantuan laptop untuk menunjang kegiatan belajar berbasis digital. Sejumlah perlengkapan olahraga turut diberikan guna mendukung aktivitas siswa di sekolah.

Pelaksana Harian (Plh) General Manager PLN UID Banten Bobby Cristya Surya mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung pemerataan akses pendidikan, termasuk di wilayah kepulauan.

"Kami ingin memastikan sarana dan prasarana pendidikan di SD Negeri Pulo Panjang 2 mampu mendukung lahirnya generasi global dari Banten dengan kualitas pendidikan yang baik," ujarnya.

Meski pembangunan saung baca masih berlangsung, perubahan di lingkungan SD Negeri Pulo Panjang 2 mulai terlihat. 

Program BRIDGE diharapkan dapat membantu meningkatkan kenyamanan belajar sekaligus memperluas akses pendidikan bagi para siswa di wilayah kepulauan Kabupaten Serang.