TangerangNews.com

Puluhan Dai Cilik dari Jabodetabek Adu Kemampuan di Festival Al-A’zhom 

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 17 Juni 2026 | 13:36 | Dibaca : 63


Salah satu peserta da'i cilik dalam Festival Al-A'zhom ke-13 (@TangerangNews / Istimewa)


TANGERANGNEWS.co.– Pembukaan Festival Al-A’zhom ke-13 di Kota Tangerang berlangsung meriah dengan digelarnya kompetisi Dai Cilik yang diikuti puluhan peserta dari berbagai daerah di Jabodetabek. 

Ajang tersebut menjadi salah satu kegiatan pembuka dalam rangkaian festival yang berlangsung di Masjid Raya Al-A’zhom hingga 27 Juni 2026.

Sebanyak 40 peserta tampil menyampaikan ceramah terbaik mereka di hadapan dewan juri. Tidak hanya berasal dari Kota Tangerang, peserta juga datang dari Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, hingga wilayah DKI Jakarta.

Ketua Penyelenggara Festival Al-A’zhom ke-13 Fahru Rijal mengatakan, tingginya minat peserta tidak lepas dari dibukanya pendaftaran secara luas bagi masyarakat di luar Kota Tangerang.

"Untuk peserta lomba hari ini totalnya ada 40 peserta. Kita buka untuk seluruh wilayah sekitar. Jadi tidak hanya dari Kota Tangerang, tetapi ada juga yang datang dari Kabupaten Tangerang, Tangerang Selatan, hingga DKI Jakarta," katanya.

Menurut Fahru, lomba Dai Cilik merupakan bagian dari upaya menghadirkan kegiatan yang edukatif sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan berdakwah sejak usia dini.

Festival tahun ini mengusung tema CERIA yang merupakan singkatan dari Cerdas, Edukatif, Inovatif, Religius, dan Amanah. Tema tersebut menjadi dasar penyelenggaraan berbagai kegiatan yang memadukan unsur pendidikan, keagamaan, dan hiburan masyarakat.

"Kami mengajak seluruh warga Kota Tangerang dan sekitarnya untuk hadir memeriahkan Festival Al-A’zhom ke-13. Selain perlombaan anak-anak seperti Dai Cilik, Tahfidzul Qur'an, dan Adzan, ada juga Tablig Akbar, kuliner, fesyen, hingga pasar rakyat," ujarnya.

Salah satu peserta Yazid santri dari Pondok Pesantren Al-Hidayah Basmol, mengaku senang dapat mengikuti kompetisi tersebut. 

Ia mengaku terkesan dengan suasana pelaksanaan lomba yang digelar di kawasan Masjid Raya Al-A’zhom.

Yazid berharap pengalaman mengikuti lomba tersebut dapat menjadi bekal untuk terus meningkatkan kemampuannya di masa mendatang.

"Harapan aku, lewat lomba ini aku bisa terus berkembang ke depan dan memotivasi santri atau murid-murid lainnya untuk terus semangat dan tidak mudah menyerah," katanya.

Festival Al-A’zhom sendiri telah menjadi agenda rutin yang identik dengan peringatan Tahun Baru Islam di Kota Tangerang. 

Selain perlombaan bernuansa religi, pengunjung juga dapat menikmati berbagai kegiatan lain yang digelar selama hampir dua pekan pelaksanaan festival.