TangerangNews.com

InJourney Lanjutkan Beautifikasi Terminal 3 dan Revitalisasi Terminal 1A Bandara Soetta

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:59 | Dibaca : 80


Taman vertikal di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Kota Tangerang, Minggu 3 November 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports kembali melakukan transformasi pelayanan melalui program pengembangan infrastruktur dan fasilitas bandara.

Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang menjadi salah satu dari empat bandara yang mendapatkan porsi pembaruan demi mengejar standar global pada tahun ini.

"Pengembangan yang dilakukan untuk meningkatkan pelayanan dan kenyamanan, serta memenuhi standar global sehingga dapat meningkatkan posisi kedua bandara (termasuk Bali) dalam daftar 100 bandara terbaik di dunia," jelas Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi, Kamis 18 Juni 2026.

 

Beautifikasi Terminal 3 dan Revitalisasi Terminal 1A

Fokus utama dari program pengembangan di Bandara Soekarno-Hatta tahun ini tertuju pada proyek lanjutan beautifikasi Terminal 3 dan revitalisasi Terminal 1A.

Pada Terminal 3, beautifikasi dilakukan di seluruh fasad tenant komersial pada area keberangkatan, seluruh boarding gate area keberangkatan, interior check in, serta fasilitas umum yakni toilet di area keberangkatan dan kedatangan. 

Dilakukan juga penambahan fasilitas pada boarding lounge penerbangan internasional, yakni antara lain game corner. 

Program pengembangan di Bandara Soekarno-Hatta yang juga tengah dijalankan adalah Revitalisasi Terminal 1A. 

“Setelah revitalisasi, Terminal 1A hadir dengan wajah baru, standar pelayanan yang jauh lebih baik didukung fasilitas lebih lengkap dan modern untuk seamless journey experience,” ujar R. Pahlevi.

Revitalisasi membuat kapasitas Terminal 1A meningkat dari sebelumnya 5,7 juta penumpang per tahun menjadi 10 juta penumpang. Nantinya juga dilengkapi dengan 36 unit konter check in atau bertambah dari sebelumnya 25 unit konter. 

Tak hanya itu, penambahan conveyor belt juga dilakukan pada area pengambilan bagasi penumpang, dari 5 unit menjadi 7 unit sehingga dapat melayani 3.500 bagasi dalam waktu bersamaan. Area komersial diperluas menjadi sekitar 6.300 meter persegi dari sebelumnya 4.400 meter persegi. 

"Revitalisasi Terminal 1A melanjutkan revitalisasi yang sudah selesai sebelumnya yakni di Terminal 2F dan Termianl 1C," tambah R. Pahlevi.

 

Pengembangan Tiga Bandara Lain

Sementara itu, tiga bandara lainnya yang akan dikembangkan yakni Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Minangkabau Padang dan Bandara Depati Amir Pangkalpinang. 

Untuk pengembangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai antara lain dilakukan di terminal penumpang untuk peningkatan kapasitas menjadi 32 juta penumpang per tahun, setelah sebelumnya di sisi darat. Adapun setelah  terminal penumpang, peningkatan kapasitas akan dilakukan di sisi udara. 

Pengembangan di terminal ini mencakup optimalisasi pier keberangkatan Gate 1-9 Terminal Internasional, mencakup pembangunan penghubung pier (connecting pier), penataan lansekap dan area kursi tunggu (boarding seat area), serta perluasan dan beautifikasi fasilitas umum.

Selain itu, dilakukan revitalisasi fasilitas penunjang dan pelayanan, yaitu pada semi outdoor area komersial, area check in dan pintu keberangkatan (departure gate). 

Di Bandara I Gusti Ngurah Rai juga tengah dilakukan pembangunan jembatan penghubung (connecting bridge) antara Terminal Domestik dan Terminal Internasional. 

Kemudian di Bandara Minangkabau Padang antara lain mencakup pengembangan terminal. Terminal baru seluas sekitar 47 ribu meter persegi yang dapat menampung 5,7 juta penumpang per tahun atau jauh lebih banyak dibandingkan dengan sebelumnya 2,7 juta penumpang per tahun. 

Adapun dilakukan perluasan pada terminal baru untuk area kedatangan domestik dan internasional, lalu boarding lounge domestik dan internasional, serta area komersial, serta lansekap terminal. 

Untuk Bandara Depati Amir Pangkalpinang dilakukan pengembangan terminal menjadi seluas 30 ribu meter persegi yang berkapasitas 3 juta penumpang tahun dari sebelumnya 1,5 juta penumpang per tahun. 

Sejalan dengan pengembangan ini, dilakukan juga perluasan area check in, penataan area curbside, titik pemeriksaan keamanan atau security check point, penataan area komersial, pembaruan lansekap di dalam terminal, serta beautifikasi interior di seluruh area terminal.