TangerangNews.com

Lapak Limbah Drum Kimia di Curug Tangerang Tebakar Disertai Ledakan

Muhamad Yusri Hidayat | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:17 | Dibaca : 60


Petugas BPBD berupaya memaamkan kebakaran lapak limbah drum kimia di Curug, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)


‎TANGERANGNEWS.com-Sebuah kebakaran hebat melanda lapak limbah penyimpanan drum bekas bahan kimia yang berlokasi di Desa Cukanggalih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu 20 Juni 2026 malam.

‎Berdasarkan pantauan Tangerangnews di lokasi, api terlihat berkobar hebat yang menyebabkan asap hitam yang membumbung tinggi. 

‎Kobaran api melahap area yang sangat luas. Di dalam lokasi kejadian, terdapat timbunan karet, drum dan tangki berukuran besar, serta sejumlah bangunan semi-permanen. 

‎Si jago merah membakar seluruh area lapak beserta isinya. Terdengar sejumlah suara ledakan dari dalam area lapak yang terbakar.

‎Selain itu, terlihat puluhan petugas pemadam kebakaran masih terus bersusah payah memadamkan kobaran api.

‎Komandan Pleton Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Amirudin mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat di sebuah lapak, pada pukul 19.28 WIB. 

‎"Saat ini api masih menyala, proses pemadaman sudah 3 jam, tidak ada perambatan dalam kebakaran tersebut hanya bangunan pemilik lapak saja yang terbakar," ujar Amirudin di lokasi. 

‎Berdasarkan laporan dari Pusat Pengedalian Operasi (Pusdalops) BPBD, Insiden bermula saat suara ledakan terdengar dari lapak limbah, yang kemudian memicu kobaran api besar dalam waktu singkat.

‎"Dalam kebakaran ini terdapat sebanyak lima kali ledakan, suara ledakan berasal dari tong-tong bekas yang diduga berisi oli, tinner, dan drum cat," jelas Amirudin. 

‎Ia mengungkapkan, pihaknya mengerahkan sebanyak 6 unit mobil pemadam kebakaran serta 35 personel untuk memadamkan api. 

Jauhnya jarak antara lapak limbah yang terbakar dengan sumber air menjadi penghambat proses pemadaman ini. 

‎"Kendala sumur air yang cukup jauh sekitar 2 Km dari lokasi kebakaran," jelasnya.

‎Untungnya, tidak ada korban jiwa maupun luka akibat peristiwa kebakaran hebat tersebut. ‎Amirudin menuturkan, saat ini penyebab dan kerugian dari kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan oleh petugas kepolisian.