TangerangNews.com

Antisipasi Pemadaman Listrik, Diskominfo Kota Tangerang Amankan Server SPMB di 3 Wilayah

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:25 | Dibaca : 77


Diskominfo Kota Tangerang siapkan server khusus guna menunjang kelancaran proses pra-SPMB untuk jenjang SD maupun SMP. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Jalannya Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 tingkat SMP dihantui pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah termasuk Tangerang Raya.

Mengantisipasi hal tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang telah menyiapkan infrastruktur cadangan data berlapis agar aplikasi SPMB tetap dapat diakses tanpa gangguan.

Kepala Diskominfo Kota Tangerang Mugiya Wardhany mengungkapkan mitigasi risiko kelistrikan menjadi salah satu prioritas utama dalam pelaksanaan SPMB tahun ini.

Berbekal pengalaman mengelola sistem ini selama hampir 11 tahun sejak 2015, Diskominfo menerapkan strategi pemisahan lokasi server guna menghindari dampak pemadaman listrik lokal.

"Kami menyiapkan skema Disaster Recovery Planning (DRP) dengan menyebarkan data cadangan di tiga wilayah yang berbeda," ujarnya, Selasa 23 Juni 2025.

Untuk menjamin pasokan daya yang stabil, kata Mugiya, Diskominfo memutuskan tidak menempatkan server utama di data center yang berada di Gedung Puspem Kota Tangerang.

"Server utama kami tempatkan di Gedung Cyber, Kuningan, Jakarta. Gedung tersebut memang dirancang khusus untuk server dan memiliki infrastruktur backup power yang sangat mumpuni. Jadi, seandainya ada kendala aliran listrik dari PLN, proses transisi ke daya cadangan berjalan sangat cepat sehingga sistem tidak akan down terlalu lama," jelasnya.

Selain itu, server juga di-backup di Purwakarta, Jawa Barat. Sementara data center internal tetap ada di Kota Tangerang. Dengan sebaran ini, Mugiya optimis sistem SPMB akan tetap aman.

"Karena lokasinya terpisah jauh, jika terjadi pemadaman listrik massal di salah satu wilayah, sistem di wilayah lain akan langsung mem-backup sehingga layanan SPMB secara keseluruhan tidak akan lumpuh," tambahnya.

Meskipun dari sisi server dan aplikasi dijamin aman, Mugiya mengingatkan bahwa kendala justru berpotensi muncul dari sisi pendaftar jika wilayah tempat tinggal mereka terdampak pemadaman.

"Pemadaman listrik di area pemukiman otomatis dapat membatasi akses internet warga untuk melakukan pendaftaran secara mandiri," terangnya.

Untuk itu, melalui posko aduan di aplikasi Tangerang Live, Diskominfo bersama Dinas Pendidikan menyiagakan petugas untuk membantu memfasilitasi dan merespons cepat setiap kendala teknis yang dihadapi orang tua murid selama proses SPMB berlangsung.