TangerangNews.com

9 Jamaah Haji Asal Banten Wafat saat Menjalankan Ibadah di Tanah Suci, Masih Proses Pemulangan

Muhamad Yusri Hidayat | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:02 | Dibaca : 60


Jemaah Haji Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)


‎TANGERANGNEWS.com-Kantor Wilayah Kementerian Haji (Kanwil Kemenhaj) Banten mencatat sebanyak sembilan jemaah haji asal wilayah tersebut meninggal dunia di Arab Saudi.

Sembilan jemaah tersebut wafat diakibatkan sakit saat menjalankan ibadah Haji di Makkah maupun Madinah.

‎Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenhaj Banten Nasrul Latif mengatakan para jemaah yang wafat itu berasal dari 13 kloter yang telah diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji 2026.

Proses pemulangan jemaah dari Banten yang wafat itu hingga kini masih berjalan.

‎“Terdapat 9 jemaah haji yang meninggal di Arab Saudi dari Banten. Jumlah itu dari 13 kloter,” ujar Nasrul dikutip pada Selasa 22 Juni 2026.

‎Ia merinci, jemaah yang wafat itu berasal dari Kota Tangerang, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Serang. Data ini tercatat selama penyelenggaraan ibadah haji di Arab Saudi.

‎“Kabupaten Tangerang itu ada 4 jemaah, Pandeglang ada 3, Kabupaten Serang 1 jemaah, dan Kota Tangerang 1 jemaah,” bebernya.

‎Nasrul menuturkan, selain jemaah yang wafat saat menjalankan ibadah haji, terdapat juga tiga jemaah asal Banten yang sakit. Mereka dirawat di rumah sakit wilayah Makkah dan Madinah.

‎“Satu jemaah dari Pandeglang dan dua dari Kabupaten Tangerang. Yang saat ini dirawat yakni Muchdi Muchidin Imung, Siti Maswiah, dan Asmawi Sapei Mardaya,” tuturnya.

‎Ia mengungkapkan, pemulangan jemaah haji asal Banten masih terus dilakukan secara bertahap.

Hingga saat ini, sebanyak 5.076 jemaah dan petugas sudah pulang ke Indonesia. Dari jumlah tersebut, 1.547 jemaah dan petugas yang telah tiba di Tanah Air di antaranya berasal dari Kabupaten Tangerang. 

‎Sementara itu, Kota Tangerang ada 785 orang, Kota Tangerang Selatan terdapat 782 orang, Kabupaten Serang ada 782 orang, Kabupaten Pandeglang ada 383 orang, Kota Serang 394 orang, Kota Cilegon ada 393, dan Kabupaten Lebak 10 orang.

"Itu semua gabungan jemaah haji dan petugas,” tutupnya.