TangerangNews.com

Viral Dugaan Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang hingga Kepala Robek, Polisi Kantongi Bukti CCTV

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 26 Juni 2026 | 14:30 | Dibaca : 55


Potongan video CCTV caddy golf di Modernland, Kota Tangerang, diduga jadi korban penganiayaan seorang member. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Video yang memperlihatkan dugaan tindakan penganiayaan terhadap seorang perempuan yang bekerja sebagai caddy di Lapangan Golf Modernland, Kota Tangerang viral di sosial media. Pelaku penganiayaan tersebut dinarasikan seorang pejabat publik. 

Dalam potongan video yang beredar, peristiwa bermula pada Selasa 23 Juni 2026, malam di area Lapangan Golf Modernland, Kelurahan Kelapa Indah, Tangerang.

Rekaman kamera CCTV memperlihatkan sebuah mobil golf (golf cart) yang sedang melaju perlahan kemudian berhenti di jalan setapak terbuka.

Tak lama kemudian, terlihat seorang pria berbaju hitam turun dari mobil golf dan tampak melakukan tindakan fisik yang agresif di sisi kendaraan.

Hal tersebut membuat seorang wanita yang mengenakan seragam caddy putih dan celah cokelat, terjatuh hingga tersungkur di atas paving blok.

Pada cuplikan lain, tampak korban menangis histeris di dalam mobil golf sambil ditenangkan oleh beberapa rekan kerjanya sesama caddy.

Video tersebut juga menampilkan kondisi memprihatinkan korban saat dilarikan ke rumah sakit. Korban tampak lemas di atas kasur Instalasi Gawat Darurat (IGD) sambil memegang tasnya, dengan bekas luka yang terlihat di area wajah.

 

Dipicu Masalah Pribadi

Menanggapi kasus yang tengah viral ini, Polres Metro Tangerang Kota melalui Satreskrim memastikan bahwa perkara tersebut kini sudah masuk dalam tahap penanganan hukum.

Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh oleh pihak penyidik kepolisian, insiden kekerasan ini diduga kuat dipicu oleh persoalan pribadi antara korban dan terlapor. Keduanya diketahui memiliki hubungan khusus.

Akibat tindakan kekerasan fisik tersebut, korban dilaporkan mengalami sejumlah luka yang cukup serius antara lain luka robek pada bagian kepala, luka lebam di bagian kening dan luka lebam di area pipi dan bibir.

"Korban telah menjalani pemeriksaan medis serta visum et repertum guna mendukung proses penyidikan lebih lanjut," ujar Plt Kasi Humas Polres Tangerang Kota AKP Iwan Heristiawa, Jumat 26 Juni 2026.

 

Polisi Kantongi Alat Bukti

Penyidik Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota bergerak cepat dengan mengamankan sejumlah barang bukti penting di lokasi kejadian, termasuk rekaman CCTV yang memperlihatkan rangkaian utuh peristiwa penganiayaan tersebut.

Rekaman ini menjadi salah satu alat bukti krusial yang saat ini tengah dianalisis mendalam oleh tim penyidik.

"Selain alat bukti fisik, kami telah memeriksa korban serta meminta keterangan dari sejumlah saksi mata yang berada di tempat kejadian perkara (TKP) saat malam insiden berlangsung," terang Iwan.

Meski diketahui sempat terdapat upaya penyelesaian secara musyawarah antara kedua belah pihak, Polres Metro Tangerang Kota tetap melakukan proses penyelidikan dan penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Setiap laporan masyarakat yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana akan ditangani secara profesional, proporsional, dan transparan," tegas Iwan.

Polres Metro Tangerang Kota berkomitmen memberikan perlindungan kepada korban serta menegakkan hukum secara profesional guna mewujudkan rasa keadilan bagi seluruh pihak yang terlibat.