TangerangNews.com

Main Benda Logam di Hajatan, Damkar Evakuasi Jari Balita Terjepit di Kota Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Senin, 29 Juni 2026 | 09:13 | Dibaca : 47


Jari balita di Kota Tangerang terjepit benda logam Sabtu, 27 Juni 2026. (@TangerangNews / Istimewa)


TANGERANGNEWS.com- Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang dari UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Ciledug mengevakuasi sebuah benda logam berbentuk bulat yang tersangkut di jari telunjuk seorang balita pada Sabtu, 27 Juni 2026.

Peristiwa itu terjadi saat balita tersebut menghadiri acara hajatan bersama kedua orang tuanya. 

Saat berada di lokasi, sang balita mengambil sebuah benda bulat berbahan seng yang memiliki lubang kecil di bagian tengah, lalu memainkannya.

Tak lama kemudian, suasana mendadak panik setelah balita itu menangis histeris. Orang tuanya baru menyadari benda logam tersebut telah melingkar erat di jari telunjuk anaknya dan tidak bisa dilepaskan.

Melihat kondisi tersebut, warga menyarankan agar balita segera dibawa ke Pos UPT Damkar dan Penyelamatan Ciledug untuk mendapatkan bantuan.

Petugas Regu 2 UPT Damkar Ciledug yang menerima laporan langsung melakukan penanganan. 

Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena balita terus meronta dan menangis akibat kesakitan. 

Selama proses berlangsung, kedua orang tuanya terus memeluk dan menenangkan sang anak.

Komandan Regu 2 UPT Damkar Ciledug Abdurrahman Yahya mengatakan, proses pelepasan benda logam tersebut memakan waktu sekitar 30 menit.

"Benda bulat tersebut telah membuat luka kecil di jari sang balita. Jadi, agar luka tidak bertambah parah, proses pelepasannya kami lakukan dengan sangat hati-hati," jelas Abdurrahman.

Petugas kemudian memotong benda logam tersebut secara perlahan menggunakan peralatan khusus hingga terbelah sehingga jari balita dapat dilepaskan dengan aman.

Orang tua balita, Ronald, mengaku bersyukur benda tersebut dapat dievakuasi tanpa menimbulkan luka yang lebih serius.

"Kami sangat bersyukur atas kesigapan dan kesabaran petugas Damkar. Berkat mereka, benda itu akhirnya bisa terlepas dari jari telunjuk anak saya," ungkap Ronald.

Setelah proses evakuasi selesai, kedua orang tua membawa anaknya pulang untuk mendapatkan perawatan pada luka ringan di jari telunjuknya.