TangerangNews.com

Gubernur Banten Tegaskan Anyer Harus Berbenah Agar Kembali Diminati Wisatawan

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 29 Juni 2026 | 15:12 | Dibaca : 44


Pantai Anyer Banten. (@TangerangNews / Istimewa)


TANGERANGNEWS.com-Gubernur Banten, Andra Soni mendorong semua pihak agar dapat mengembalikan kejayaan kawasan wisata Anyer sebagai pilihan utama (top of mind) destinasi liburan bagi masyarakat domestik, khususnya warga Jakarta dan wilayah aglomerasinya.

Hal tersebut disampaikannya secara langsung saat menghadiri puncak acara Exciting Banten Festival 2026 di Pantai Cibeureum I, Anyer, Kabupaten Serang, Minggu 28 Juni 2026.

Andra Soni tidak menampik bahwa Anyer memerlukan evaluasi dan perbaikan menyeluruh agar bisa bersaing dan memikat kembali hati para pelancong seperti sediakala.

“Dalam memori saya, Anyer ini dulu menjadi top of mind warga sekitar Jakarta untuk berlibur. Namun hari ini harus kita akui, kita harus berbenah agar Anyer kembali menjadi top of mind tujuan wisata warga Banten, khususnya Jakarta dan aglomerasinya,” ujarnya.

 

Soroti Kualitas Hospitality dan Standardisasi Layanan

Menurut Andra Soni, Provinsi Banten memiliki modal yang luar biasa di ujung barat Pulau Jawa berupa garis pantai yang panjang serta karakteristik alam yang unik.

Keunggulan geografis ini seharusnya membuat warga Jakarta dan sekitarnya tidak perlu terbang jauh untuk menikmati wisata air atau pantai.

“Kita dianugerahi alam yang indah di ujung barat Pulau Jawa. Kita memiliki bibir pantai yang sangat panjang dengan dua karakter laut yang berbeda. Kita tidak perlu terbang jauh-jauh untuk menikmati wisata pantai, wisata air, maupun olahraga air,” katanya.

Namun, keindahan alam saja tidak cukup. Ia mengingatkan kepada pengelola hotel, Balawista, hingga masyarakat Anyer-Cinangka bersama-sama menjaga kebersihan, keamanan, kenyamanan, dan keramahan kepada wisatawan. 

Andra Soni juga mendorong penerapan standar pelayanan di seluruh destinasi wisata sebagai bagian dari peningkatan kualitas pariwisata.

“Hospitality harus menjadi sesuatu yang kita lakukan. Kita harus memiliki standar pelayanan, standar tempatnya, dan standar keamanannya sehingga pengalaman orang berwisata ke wilayah kita menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten, khususnya Kabupaten Serang,” ujarnya.

Guna mengantisipasi lonjakan wisatawan, Andra Soni juga menginstruksikan Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait di tingkat kabupaten/kota untuk rutin menggelar patroli bersama setiap musim liburan tiba.

 

Konsep Ayo ke Desa

Upaya pembenahan Anyer ini mendapat respons positif dari tingkat pusat.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, Yandri Susanto, yang turut hadir menyatakan siap memberikan afirmasi khusus bagi desa-desa di sekitar kawasan wisata seperti Anyer, Cinangka, Padarincang, hingga Pandeglang.

"Wisatawan nantinya bukan hanya menikmati pantai, tetapi juga wisata kuliner, budaya, dan keindahan desa. Kalau konsep ini berjalan, gerakan Ayo ke Banten atau 'Ayo ke Desa' akan memberikan efek domino terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat," kata Yandri.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Eli Susiyanti, optimistis kolaborasi lintas sektor dalam Exciting Banten Festival 2026 ini akan menjadi motor penggerak baru bagi perekonomian warga Banten.

Seperti diketahui sebelumnya, wisata di kawasan Anter kerap dikeluhkan pengunjung, mulai dari harga tiket parkir yang terlalu mahal hingga warung yang kerap getok harga. Hal ini membuat banyak masyarakat kapok berwisata ke Anter.