TangerangNews.com

Layanan Keberangkatan Umrah Mulai Berjalan di Terminal 2F Soekarno-Hatta

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 3 Juli 2026 | 17:05 | Dibaca : 53


Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Soekarno-Hatta resmi memulai pelayanan keberangkatan jemaah umrah pada Rabu, 1 Juli 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta resmi memulai layanan keberangkatan terpusat bagi jemaah umrah rombongan di Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F pada Rabu, 1 Juli 2026.

Kebijakan pengalihan ini merupakan langkah implementasi dari Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor SE DJPU 12 Tahun 2026 serta Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor SE-153/BN/2026.

Melalui regulasi ini, proses pergerakan jemaah dari kedatangan di bandara, proses check-in, pemeriksaan keamanan, hingga keberangkatan ke Tanah Suci diatur dalam satu area terintegrasi. 

Pada tahap awal implementasi, Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F dialokasikan untuk melayani jemaah yang menggunakan tiga maskapai penerbangan, yaitu Loong Air, Hainan Airlines dan Saudi Arabian Airlines.

Dalam pelaksanaannya di hari pertama, terminal ini melayani tiga jadwal operasional dari maskapai Saudi Arabian Airlines, meliputi penerbangan SV818 (tiba pukul 16.00 WIB), SV819 (berangkat pukul 17.30 WIB), dan SV826 (tiba pukul 22.30 WIB). Operasional pada hari pertama tersebut dilaporkan berjalan dengan lancar dan tertib. 

General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta Heru Karyadi menjelaskan kelancaran proses operasional pada hari pertama tercapai berkat koordinasi antara regulator, maskapai, Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), dan pemangku kepentingan bandara. 

"Hari pertama ini menjadi evaluasi yang sangat baik bagi kami. Berbagai masukan dari regulator, maskapai, PPIU, dan seluruh stakeholder akan kami tindak lanjuti sebagai penyempurnaan layanan pada tahapan berikutnya," ujarnya.

Pihak manajemen bandara menyatakan akan terus mengevaluasi dan menyempurnaan fasilitas di Terminal 2F, untuk memastikan transisi pelayanan jemaah umrah pada tahapan-tahapan selanjutnya dapat berjalan sesuai standar operasional yang ditetapkan.