TangerangNews.com

Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin Minta Direlokasi

Muhamad Yusri Hidayat | Selasa, 7 Juli 2026 | 13:58 | Dibaca : 62


Bupai Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat mengunjungi para pengungsi yang bertahan di Balai Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, Minggu 5 Juli 2026, malam. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


‎TANGERANGNEWS.com-Warga yang berada di sekitar area (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang meminta untuk segera direlokasi.

Permintaan tersebut muncul setelah kebakaran di TPA tersebut terjadi selama sepekan terakhir yang mengakibatkan dampak asap hingga mengganggu aktivitas dan kesehatan warga.

‎Salah seorang warga Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, Tausyani menginginkan tempat tinggalnya direlokasi.

Pasalnya, berbagai dampak yang ditimbulkan akibat pencemaran TPA Jatiwaringin sangat berbahaya untik keselamatan dan kesehatan masyarakat sekitar.  

‎"Keinginan saya pribadi, saya penginnya dipindahin karena itu sangat dekat posisi TPA dengan permukiman warga," ujar Tausyani, Selasa 7 Juli 2026.

‎Menurutnya, keberadaan TPA telah lama membuat warga sekitar merasa resah, apalagi asap yang timbul dari kebakaran yang kerap terjadi saat musim kemarau.

‎Tausyani berharap pemerintah dapat merelokasi warga sebagai solusi jangka panjang agar mereka terhindar dari lingkungan tempat pembuangan sampah.

‎"Apalagi kalau musim kemarau pasti sering terjadi kebakaran, kalau musim hujan itu bau banget. Apalagi kalau sampai longsor, itu yang kita takutkan," tuturnya.

‎Kepala Desa Tanjakan Mekar Uti mengatakan sebanyak 70 rumah yang ditempati oleh 150 KK di RT14/RW06 yang paling merasakan dampak keberadaan TPA Jatiwaringin.

‎"Jarak rumah warga itu sekitar satu meter jaraknya dengan TPA," jelas Uti.

‎Menurutnya, langkah untuk merelokasi menjadi solusi yang positif agar warga sekitar terhindar dari dampak buruk keberadaan TPA Jatiwaringin.

‎"Mudah-mudahan dengan adanya insiden kebakaran ini, pemerintah memperhatikan warga kami dengan rencana relokasi itu," jelasnya.

‎Di sisi lain, Bupati Tangerang Maesyal menegaskan, rencana untuk merelokasi warga yang berada di sekitar TPA Jatiwaringin masih belum ada.

‎"Enggak, enggak ada relokasi. Tetapi memang sesuai dengan ketentuan yang berlaku, walaupun dia punya lahan tempat tinggal, kan harus ada izin dulu, takutnya nanti tercemar dari dampak yang ada di sini," tegasnya.