TangerangNews.com

Mentalitas Gen Z, Dipaksa hingga Diantar Orang Tua Berburu Kerja di Naker Fest Tangerang

Muhamad Yusri Hidayat | Rabu, 8 Juli 2026 | 15:13 | Dibaca : 66


Para pencari kerja di Naker Fest 2026 Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)


‎TANGERANGNEWS.com-Pemandangan unik terlihat di Acara Naker Fest 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, pada Rabu 8 Juli 2026.

Di tengah membludaknya ribuan para pencari kerja, terlihat sejumlah orang tua yang mengantar, menemani, hingga rela menunggu selama berjam-jam agar anaknya bisa mendapatkan pekerjaan yang layak. 

‎Di antara ribuan para pencari kerja itu, terdapat lulusan baru yang datang bukan karena keinginan sendiri, melainkan atas dorongan dari orang tuanya.

Salah satunya Ghufron, seorang lulusan Sarjana Hukum, Ia diantar langsung oleh kedua orang tuanya untuk mengikuti ajang pencarian kerja tersebut. 

‎Ayah Ghufron, Nanang mengaku mendapatkan informasi tentang Naker Fest ini dari istrinya. Mendengar adanya kesempatan itu, Nanang langsung memberitahu Ghufron untuk mengikuti bursa kerja tersebut.

‎Menurut Nanang, awalnya sang anak enggan untuk mengikuti bursa kerja. Namun, setelah dinasehati, Ghufron akhirnya mau untuk mencoba peruntungan di ajang pencarian kerja tersebut. 

‎Nanang menjelaskan, meskipun anaknya telah memperoleh gelar Sarjana Hukum, bukan berarti bisa menjadi jaminan dapat mempunyai pekerjaan yang layak.

‎Ia percaya, adanya ajang pencarian kerja ini dapat memacu semangat sang anak bahwa mencari pekerjaan tidak dapat hanya mengandalkan gelar saja, tapi juga butuh usaha, persiapan, serta kompetisi. 

‎"Karena mencari kerja itu sulit, butuh kompetisi, tadinya anak saya tidak mau, hanya dikasih arahan sama saya. Jangan hanya mengandalkan gelar S1 kamu, tapi tentang bagaimana kalian mencari sesuatu yang sangat sulit," ujar Nanang, di lokasi.

‎Nanang mengungkapkan, dirinya tidak mempermasalahkan pekerjaan yang akan didapatkan oleh anaknya, meski tidak sesuai dengan kejuruan yang anaknya pelajari. 

‎Ia menuturkan, agar dapat memperoleh pekerjaan yang layak, diperlukan juga kemampuan yang kompeten. Karena, semakin banyak skill yang dimiliki, maka semakin besar pula anaknya bisa mendapatkan pekerjaan yang layak. 

‎"Sebelumnya anak saya itu begitu dia lulus kuliah, sebulan sama saya suruh ke Balai Latihan Kerja (BLK)," tuturnya. 

‎Nanang berharap, anaknya dapat sukses dalam mencari pekerjaan, serta meminta pemerntah terus mengadakan jobfair, sehingga bisa membuka lapangan pekerjaan lebih untuk warga yang lainnya.