TangerangNews.com

Komisi III DPRD Ingatkan Risiko Krisis Air hingga Lonjakan Harga Pangan

Redaksi | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:41 | Dibaca : 50


Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang, Holiludin. (@TangerangNews / Redaksi)


TANGERANGNEWS.com - Musim kemarau yang diperkirakan berlangsung cukup panjang mulai menjadi perhatian DPRD Kota Tangerang. DPRD meminta Pemerintah Kota Tangerang memperkuat langkah antisipasi sejak dini agar dampak kekeringan maupun gangguan terhadap kebutuhan pokok masyarakat dapat ditekan.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang, Holiludin, mengatakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) perlu meningkatkan kesiapan menghadapi berbagai potensi yang biasa muncul saat musim kemarau. Menurutnya, ancaman seperti kekeringan, berkurangnya pasokan air bersih hingga kebakaran lahan dan permukiman harus diantisipasi sebelum memasuki kondisi darurat.

Ia menilai upaya mitigasi harus dimulai dengan pemetaan wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi. Selain itu, kesiapan personel, peralatan pendukung, serta koordinasi lintas instansi juga perlu diperkuat agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat apabila terjadi kejadian darurat.

"Langkah antisipasi tidak boleh menunggu sampai terjadi bencana. Persiapan sejak awal akan membuat penanganan lebih efektif dan mengurangi dampak yang dirasakan masyarakat," ujarnya.

Selain aspek kebencanaan, Holiludin juga menyoroti pentingnya menjaga ketahanan pangan selama musim kemarau. Ia meminta Dinas Ketahanan Pangan (DKP) rutin memantau ketersediaan stok bahan pokok sekaligus mengawasi perkembangan harga di pasaran.

Menurutnya, pemerintah harus memastikan distribusi pangan tetap lancar sehingga masyarakat tidak menghadapi kelangkaan ataupun lonjakan harga yang berpotensi menambah beban ekonomi.

Holiludin menambahkan, keberhasilan menghadapi musim kemarau bergantung pada sinergi seluruh organisasi perangkat daerah. Dengan koordinasi yang baik, berbagai potensi persoalan mulai dari kekeringan, layanan air bersih, hingga stabilitas pangan dapat ditangani secara terpadu.

Ia berharap seluruh perangkat daerah bergerak lebih proaktif sehingga pelayanan publik tetap berjalan optimal dan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi sepanjang musim kemarau. (adv)