TangerangNews.com

Soroti Kasus Perampokan Sadis, Pengemudi Ojol Blacklist Kawasan Dadap di Malam Hari

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:11 | Dibaca : 217


Ilustrasi pengemudi ojol diserang perampok saat tengah tidur di pangkalan ojek kawasan Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang. (Ilustrasi dibuat dengan Gemini AI). (Gemini AI / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Kasus perampokan disertai pembunuhan terhadap seorang pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Villa Taman Bandara, Kosambi, Kabupaten Tangerang, pada Minggu 12 Juli 2026, dini hari, memicu keresahan di kalangan pengemudi lainnya.

Salah satu pengemudi ojol, Kohzin Yusuf, angkat bicara mengenai insiden tragis yang merenggut nyawa rekannya tersebut.

Melalui akun instagramnya, Kohzin Yusuf mengaku prihatin dan menyebut insiden tersebut sebagai peristiwa yang sadis. Mengingat kawasan tersebut dikenal sepi dan rawan tindak kejahatan, terutama di jam-jam dini hari, Kohzin memutuskan untuk tidak lagi mengambil pesanan di wilayah Dadap, Kabupaten Tangerang, di atas pukul 21.00 WIB.

"Khusus untuk Dadap ini, buat saya adalah blacklist untuk orderan malam di atas jam 9," tegasnya, dikutip Selasa 14 Juli 2026.

Kohzin menuturkan, keputusannya ini diambil demi keamanan diri, mengingat kondisi kawasan pergudangan di sana yang cenderung sepi saat malam hari.

Ia pun menyayangkan kurangnya kewaspadaan beberapa pengemudi ojol saat beristirahat di lokasi terbuka, seperti tertidur di pinggir jalan dengan kunci motor masih menggantung atau ponsel yang dibiarkan di holder motor.

"Itu kan memancing orang untuk melakukan sebuah kejahatan. Karena kejahatan datang bukan karena ada niat, tapi ada kesempatan," ungkapnya.

Kohzin berharap rekan-rekan pengemudi ojol lainnya dapat lebih waspada dalam menjalankan tugasnya. Ia menekankan pentingnya mengenali daerah-daerah yang rawan begal, khususnya bagi para pengemudi yang sering beroperasi di malam hari dan memiliki motor dengan nilai jual tinggi.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pengemudi ojol bernama Agus ditemukan tewas setelah menjadi korban dugaan perampokan disertai pembunuhan saat sedang beristirahat di sebuah pangkalan ojol di kawasan Villa Taman Bandara, pada Minggu 12 Juli 2026, sekitar pukul 03.40 WIB.

Dari informasi yang beredar, pelaku diduga mengambil kunci motor dari kantong korban ketika sedang tertidur. Saat korban terbangun, pelaku langsung melakukan serangan menggunakan senjata tajam, yang mengakibatkan luka sayatan serius di leher korban.

Agus dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Sementara pelaku berhasil membawa kabur satu unit sepeda motor Honda PCX serta telepon genggam milik korban.

Plt. Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota AKP Iwan membenarkan peristiwa perampokan yang menewaskan driver ojol di wilayah Kelurahan Dadap.

​Menurut Iwan, Polres Metro Tangerang Kota bersama Polsek Teluknaga masih melakukan penyisiran rekaman CCTV di lokasi guna melacak dan mengejar pelaku. ​"Kami masih mendalami kasus ini," katanya.