TangerangNews.com

Kabel Semrawut di Cipondoh-Ciledug Tangerang Ditarget Rapih dalam Setahun

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:38 | Dibaca : 58


Penertiban kabel udara di Jalan Raden Fatah, Kelurahan Parung Serab, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Rabu 15 Juli 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk menertibkan kabel udara yang selama ini bergelantungan semrawut di sejumlah ruas jalan provinsi.

Langkah tegas ini diambil sebagai bagian dari proyek relokasi kabel udara menuju kabel bawah tanah (grounding) yang akan direalisasikan dalam waktu dekat.

Pemprov Banten memproyeksikan program penataan sarana utilitas ini akan berjalan secara bertahap selama tiga tahun ke depan di seluruh wilayah Banten.

Namun, untuk jalan berstatus kewenangan provinsi yang berada di wilayah Kota Tangerang, penertiban ditargetkan berjalan paralel selama setahun ke depan.

Beberapa titik utama yang menjadi sasaran penertiban antara lain Jalan Raden Fatah (Ciledug) yang ditargetkan rampung kurang dari setahun. Lalu, Jalan Hasyim Ashari (Cipondoh) dan Jalan Raya M.H. Thamrin (Tangerang-Serpong).

"Alhamdulillah, hari ini kami bisa memulai melakukan penertiban kabel udara yang telah lama meresahkan masyarakat. Khusus Jalan Raden Fatah Ciledug ditargetkan bisa dituntaskan kurang dari setahun dari sekarang," ujar Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Provinsi Banten, Deni Mardiyanto di Ciledug, Rabu 15 Juli 2026.

Untuk mendukung upaya mempercantik tata kota ini tanpa hambatan, Pemkot Tangerang secara aktif merangkul Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) Indonesia serta puluhan penyedia jasa internet (provider).

Sekretaris Dinas PUPR Kota Tangerang Hadi Baradin menegaskan sinergi ini sangat krusial agar pemindahan kabel ke bawah tanah tidak mengganggu layanan publik.

"Kami mendukung penuh penertiban kabel udara yang semrawut ini. Penertibannya juga dihadiri sekitar 24 pihak provider. Jadi, semua pihak mendukung untuk bersama-sama menciptakan sarana utilitas serta estetika kota yang aman, tertib, dan nyaman," jelas Hadi.