TangerangNews.com

Sungai Cisadane Menghitam, Gubernur Banten Temukan Industri di Tangerang Jadi Biang Kerok Pencemaran

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 19 Juli 2026 | 22:14 | Dibaca : 120


Kondisi Sungai Cisadane menghitam diduga tercemar limbah dari industri di kawasan Periuk, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Gubernur Banten Andra Soni memberikan instruksi tegas kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten untuk segera menindak industri yang terbukti mencemari Sungai Cisadane.

Langkah ini diambil setelah investigasi lapangan mengungkap penyebab menghitamnya air sungai di wilayah Pakuhaji dan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

Berdasarkan hasil penelusuran tim DLHK Provinsi Banten, perubahan warna sungai menjadi hitam pekat tersebut bersumber dari saluran muara Kali Sabi, tepatnya di Kampung Bayur, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.

Andra Soni mengungkapkan pihaknya telah mengantongi titik sumber pencemaran yang diduga kuat berasal dari aktivitas salah satu industri di wilayah tersebut.

Menyikapi temuan ini, ia tidak menoleransi adanya pelanggaran lingkungan yang merugikan masyarakat dan ekosistem sungai.

"Penyebabnya sudah ketemu. Saya minta DLHK Provinsi Banten untuk segera berkoordinasi dengan DLH Kota Tangerang guna menindaklanjuti temuan ini. Bila terbukti melanggar, segera lakukan tindakan tegas dan terukur sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku," tegasnya, Sabtu 18 Juli 2026.

Pencemaran di Sungai Cisadane yang masuk hingga ke wilayah hilir ini menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Banten.

Koordinasi lintas wilayah antara Pemprov Banten dan Pemerintah Kota Tangerang kini dioptimalkan untuk memastikan proses penegakan hukum berjalan efektif.

Hingga berita ini diturunkan, proses tindak lanjut terhadap industri yang diduga menjadi sumber pencemaran tengah dipersiapkan.

Publik pun menanti langkah konkret pemerintah daerah, dalam memulihkan kondisi kualitas air Sungai Cisadane agar kembali aman bagi masyarakat.