TangerangNews.com

Kekeringan, Warga Pagedangan Tangerang Berebut Bantuan Air Bersih

Muhamad Yusri Hidayat | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:44 | Dibaca : 83


Warga terdampak kekeringan berebut air bersih di Desa Karang Tengah, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, pada Selasa 21 Juli 2026. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)


‎TANGERANGNEWS.com-Kekeringan selama beberapa bulan terakhir membuat warga Desa Karang Tengah, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang berebut bantuan air bersih yang dibagikan pada Selasa 21 Juli 2026.

‎Berdasarkan pantauan Tangerangnews di lokasi, terlihat para warga saling dorong saat mengantre distribusi bantuan air bersih yang disuplai menggunakan mobil tangki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang. 

‎Warga yang mengantre sebagian besar merupakan ibu-ibu. Mereka membawa galon dan jerigen sebagai wadah untuk menampung air bersih yang didistribusikan. 

‎Salah seorang warga yang mengantre, Putri mengatakan, para warga terpaksa berebut lantaran takut kehabisan bantuan air bersih yang didistribusikan. 

‎Ia menjelaskan, nantinya air bersih yang dibagikan itu akan digunakan untuk mandi serta untuk mencuci piring dan pakaian.

‎"Airnya dikit jadi berebut, nanti air ini bakal digunain buat mandi, cuci baju dan piring," ujar Putri.

‎Senada, salah seorang warga yang mengantre lainnya, Enung mengatakan, dirinya rela mengantre hingga satu jam agar dapat kebagian distribusi bantuan air bersih. 

‎Pasalnya, kekeringan yang terjadi di Desa Karang Tengah, Kecamatan Pagedangan, sudah berlangsung selama empat bulan. 

‎Ia menjelaskan, selama masa kekeringan ini, warga harus berjalan dengan jarak 3 kilometer untuk mendapatkan air bersih. 

‎"Antre air di sini sudah satu jam, kalau mau ambil air jauh sekitar tiga kilometer," jelasnya. 

‎Ia berharap, pemerintah daerah setempat dapat lebih banyak memberikan bantuan berupa air bersih untuk warga yang terdampak kekeringan akibat kemarau panjang ini. 

‎"Saya mohon bantuannya, karena banyak warga yang kekurangan air," harapnya.