TangerangNews.com

Tim Inafis Turun Tangan Selidiki Kasus Tahanan Polresta Tangerang Bunuh Diri di RS Polri

Muhamad Yusri Hidayat | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:07 | Dibaca : 108


Petugas mengevakuasi tahanan kasus pencabulan Polresta Tangerang yang bunuh diri di RS Polri Kramat Jati. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)


‎TANGERANGNEWS.com-Polres Metro Jakarta Timur menjelaskan peristiwa tahanan Polresta Tangerang bunuh diri di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati.

‎Kasie Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP I Made Budi membenarkan peristiwa yang terjadi pada Minggu 26 Juli 2026 lalu tersebut.

‎"Berdasarkan informasi dari kapolsek yang menangani kasus tersebut, memang benar adanya kasus bunuh diri tahanan titipan dari Polresta Tangerang," ujarnya, Kamis 30 Juli 2026.

‎I Made Budi mengungkapkan, Polsek Kramat Jati serta Polres Metro Jakarta Timur telah melakukan olah TKP dengan menerjunkan Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis), untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.

"Ya memeriksa semua, memeriksa semua seperti apa lokasi kejadian itu. Nanti kan bisa diketahui penyebabnya apakah dia ‎murni (bunuh diri)," ungkapnya.

‎Meski begitu, I Made Budi mengaku dirinya belum mengetahui detail kasus yang menjerat tahanan tewas bunuh diri tersebut. 

‎"Untuk kasus apanya, kasus apanya itu kita juga belum dapat info nih dari Pak Kapolsek," jelasnya. 

‎Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, SW merupakan tersangka dalam kasus dugaan pencabulan terhadap anak tirinya di wilayah Mauk, Kabupaten Tangerang.

SW dirujuk ke RS Polri Kramat Jati agar mendapatkan perawatan lantaran diduga mengalami gangguan kejiwaan. 

‎Diketahui, sebelum ditemukan tewas dalam keadaan gantung diri, tersangka beberapa kali sempat mencoba mengakhiri hidupnya. 

‎Saat ini, jasad tersangka telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang berada di wilayah Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten.