TangerangNews.com

Sudah Tembus Rp11 Triliun, Pemkab Tangerang Ngarep Tambahan Investasi dari GIIAS 2026

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 31 Juli 2026 | 20:10 | Dibaca : 72


Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah saat ikut meresmikan pembukaan GIIAS 2026 di ICE BSD, Kamis 30 Juli 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Ajang pameran otomotif terbesar se-Asia Tenggara, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, yang kembali digelar di ICE BSD City, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, membawa angin segar bagi perekonomian lokal.

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah yang hadir dalam pembukaan tersebut menegaskan perhelatan akbar ini diharapkan menjadi momentum emas untuk menggenjot angka investasi di Kabupaten Tangerang.

"Kita berharap GIIAS sebagai pameran otomotif terbesar di Indonesia bahkan mungkin Asia ini tidak hanya memberikan dampak yang sangat positif bagi industri otomotif nasional tapi juga peningkatan investasi di Kabupaten Tangerang," ujarnya dikutip Jumat 31 Juli 2026.

 

Investasi Semester I Tembus Rp11 Triliun

Momentum GIIAS 2026 dinilai sangat strategis untuk memamerkan berbagai potensi serta kemudahan berinvestasi kepada para investor, baik dari dalam maupun luar negeri.

Terlebih lagi, catatan investasi di Kabupaten Tangerang pada semester I tahun 2026 telah menunjukkan performa gemilang dengan menyentuh angka lebih dari Rp11 triliun.

"Komposisi penanaman modal tersebut saat ini masih didominasi oleh Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang mencapai sekitar 60 persen lebih, sementara sisanya disumbangkan oleh Penanaman Modal Asing (PMA)," jelas Intan.

Melalui kehadiran lebih dari 65 merek otomotif global dan 150 perusahaan pendukung dari berbagai negara, ajang ini dimanfaatkan Pemkab Tangerang untuk memperluas jangkauan promosi.

Sementara itu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan bahwa GIIAS membuktikan tingginya kepercayaan dunia internasional terhadap pasar Indonesia.

Ia menyebut pameran ini berhasil mencetak sejarah baru dengan frekuensi penyelenggaraan tahunan yang mengungguli pameran serupa di Tokyo yang digelar dua tahun sekali.

"GIIAS bukan sekadar ajang pameran penjualan kendaraan, melainkan etalase masa depan mobilitas Indonesia. Di sinilah para pemangku kepentingan memperlihatkan kepada publik arah teknologi kendaraan yang akan dikendarai masyarakat dalam 5 hingga 10 tahun ke depan," ungkap Agus.

Dengan dukungan transisi energi multijalur menuju kendaraan rendah emisi serta kolaborasi erat antara pemerintah dan pelaku usaha, GIIAS 2026 tidak hanya menjadi pusat inovasi teknologi otomotif, tetapi juga katalisator utama pertumbuhan investasi strategis di tingkat regional maupun nasional.