TangerangNews.com

729 Pelaku Curanmor di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya Diringkus, Terbanyak di Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 1 Agustus 2026 | 19:50 | Dibaca : 37


Ratusan pelaku curanmor yang diringkus di wilayah hukum Polda Metro Jaya. (@TangerangNews / Istimewa)


TANGERANGNEWS.com-Jajaran Kepolisian di wilayah hukum Polda Metro Jaya membongkar maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang masih didominasi oleh modus klasik menggunakan kunci T.

Berdasarkan hasil pengungkapan selama Operasi Berantas Jaya 2026, wilayah Kota Tangerang tercatat sebagai salah satu daerah yang mengalami kasus curanmor cukup tinggi.

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono menyampaikan bahwa kawanan maling motor kini kian aktif mengincar kawasan permukiman padat dan rumah kos yang kendaraannya minim pengamanan tambahan.

“Tangerang Kota cukup banyak karena berdasarkan hasil analisa dan evaluasi Biro Ops, laporan polisi yang cukup banyak di Tangerang Kota dan ini juga kita berhasil cukup signifikan di Tangerang Kota,” ujarnya dilansir dari Liputan6, Sabtu 1 Agustus 2026.

Menurutnya, para pelaku masih mengandalkan cara-cara lama untuk membobol kendaraan, di mana kunci T menjadi senjata utamanya.

Sasaran empuk mereka adalah sepeda motor yang diparkir tanpa kunci pengaman ganda di area perkampungan maupun indekos.

 

Ratusan Tersangka Diringkus

Dalam operasi penindakan yang digelar serentak pada 4 hingga 18 Juli 2026 tersebut, jajaran Polda Metro Jaya sukses membekuk total 729 tersangka dari pengungkapan 769 kasus curanmor di seluruh wilayah aglomerasi meliputi Bekasi, Depok, hingga Kota Tangerang.

Dari ratusan pelaku yang diamankan, sebanyak 35 orang merupakan residivis kambuhan kasus yang sama.

Polisi juga memantau ketat pergerakan para mantan narapidana kasus serupa yang baru keluar dari lembaga pemasyarakatan.

“Karena memang dia residivis di bidang curanmor, biasanya setelah keluar dari LP mainnya curanmor. Makanya beberapa yang ditangkap ini adalah upaya monitoring, surveilans para residivis pelaku curanmor,” jelas Dekananto.

 

Gencarkan Patroli Berjenjang

Meski tren kejahatan curanmor mulai menunjukkan penurunan dibanding tahun sebelumnya berkat masifnya penindakan kepolisian, pihak Polda Metro Jaya memastikan tidak akan mengendurkan pengawasan. Komitmen gaspol terus digaungkan untuk memberantas jaringan pencurian kendaraan.

Di sisi lain, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menambahkan upaya preventif turut diperkuat melalui pelaksanaan patroli terpadu secara berjenjang.

"Langkah ini melibatkan sinergi lintas instansi, mulai dari patroli skala kecil oleh Polsek bersama Koramil, skala menengah oleh Polres dan Kodim, hingga patroli skala besar yang dilakukan langsung oleh Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya," katanya.