TangerangNews.com

1.500 Pelari Ikut Maraton Sambil Donasikan Bibit Pohon di GRID Cardio Rush 2026

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 2 Agustus 2026 | 20:50 | Dibaca : 69


Peserta GRID Cardio Rush 2026 di kawasan Carstensz Mall, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Minggu 02 Agustus 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Event lari maraton GRID Cardio Rush (GCR) 2026 berhasil menyedot antusiasme sekitar 1.500 pelari dari berbagai daerah. 

Pada tahun ini, event akbar yang digelar GRID Fitness Hub tersebut tidak hanya mengajak para peserta olahraga, tapi juga perduli terhadap kelestarian lingkunga melalui penanaman pohon.

Sejak pagi hari, ribuan peserta yang terdiri dari komunitas lari, keluarga, pegiat olahraga, hingga figur publik tampak memadati garis start di kawasan Carstensz Mall, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Minggu 02 Agustus 2026. Mereka mengikuti dua kategori maraton yang dilombakan, yakni 5 kilometer dan 10 kilometer.

 

Program 1 Tiket = 1 Pohon

Lebih dari sekadar kompetisi olahraga dan hiburan (sportainment), GRID Cardio Rush 2026 membawa misi keberlanjutan yang kuat melalui kampanye "1 Ticket = 1 Tree".

Melalui program ini, setiap tiket yang dibeli oleh peserta dikonversikan langsung menjadi satu bibit pohon untuk ditanam di kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. 

Dalam seremoni pembukaan, dilakukan penyerahan simbolis donasi 1.500 bibit pohon oleh Direktur PT Amerta Jiwa Indonesia, Megawati, kepada Kepala Seksi PTN Wilayah VI Tapos Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Apnaeni Henry Winarcahyo.

Bibit yang akan ditanam terdiri dari berbagai tanaman endemik pilihan seperti janitri, kisireum, pulai, riung anak, dan salam demi memberikan manfaat ekologis jangka panjang.

Rencananya, penanaman simbolis tersebut akan dilangsungkan di kaki Gunung Gede Pangrango pada 15 Agustus 2026 mendatang. 

Event & Partnership Coordinator GRID Fitness Hub, Suci Sugiyono, mengungkapkan bahwa inisiatif ini dihadirkan agar setiap langkah peserta memiliki arti yang lebih besar bagi bumi. 

"Kami percaya bahwa gaya hidup sehat harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap bumi yang kita tinggali," ujar Suci. 

Persaingan di lintasan lari pun berlangsung sengit dan kompetitif. Pada kategori 10K Putra, Hendrik Nainggolan keluar sebagai yang tercepat di podium pertama, disusul oleh Febtri Putra Zega di posisi kedua, dan Daniel Febrianto Aruan di peringkat ketiga. 

Tahun ini, penyelenggara juga menghadirkan inovasi baru yang menjadi daya tarik tersendiri, yaitu Speed Rush Competition.

Tantangan sprint pada 100 meter terakhir menjelang garis finis ini memberikan sensasi berbeda bagi peserta kategori 5K maupun 10K untuk menguji akselerasi maksimal mereka.