TangerangNews.com

Mitigasi Bencana, Pemkab Tangerang Siapkan Proyek Sumur Resapan Hingga Tandon pada 2027

Muhamad Yusri Hidayat | Rabu, 19 Agustus 2026 | 13:14 | Dibaca : 129


Ilustrasi sawah kekeringan akibat fenomena El Nino. (Gambar dibuat dengan AI) (Gemini AI / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana membangun sumur resapan, sumur imbuhan, lubang biopori, serta tandon retensi sebagai langkah mitigasi bencana Hidrometeorologi, seperti banjir dan kekeringan yang kerap melanda wilayah tersebut.

‎Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang Erwin Mawandy mengatakan langkah mitigasi tersebut akan direalisasikan secara massal pada 2027 mendatang. 

Pihaknya tengah melakukan kajian kelayakan (feasibility) untuk menghitung secara rinci anggaran yang dibutuhkan untuk merealisasikan proyek tersebut secara massal. 

‎Saat ini, pemetaan titik-titik yang akan dibangun masih belum dilakukan lantaran masih menunggu penghitungan anggaran proyek tersebut. 

‎"Nanti kita lihat ketersediaan anggarannya berapa untuk 2027 program penanganan kekeringan ini, baru kita bisa menghitung dengan anggaran yang kita siapkan itu kira-kira akan tersebar di titik-titik mana saja," jelas Erwin, Rabu 19 Agustus 2026.

‎Erwin mengungkapkan, pembangunan tersebut juga diharapkan dapat menanggulangi masalah krisis air bersih yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang selama musim kemarau melanda. 

‎"Jadi pikiran kita tuh kalau memang sudah terprogramkan dengan baik ya pada saat kemarau pun kita masih punya cadangan air bawah tanah yang memadai," katanya. 

‎Selain masalah kekeringan, upaya tersebut diharapkan dapat menjadi solusi untuk menangani banjir yang kerap terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang selama musim penghujan.

‎"Sebaliknya pada saat musim penghujan juga dengan keberadaan sumur resapan, lubang biopori, sumur imbuhan, tandon itu juga bisa menjadi penampung air supaya debit banjir itu tidak terlalu besar, seperti itu gagasannya," katanya.