TangerangNews.com

Belum Setahun Gerbang Puspemkab Tangerang Sudah Mengelupas, DTRB Sebut Karena Cuaca Panas Ekstrem

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:29 | Dibaca : 60


Gerbang Puspemkab Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)


TANGERANGNEWS.com- Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kabupaten Tangerang memastikan bagian gerbang Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang yang mengalami pengelupasan pada permukaan akan segera ditangani.

Kepala DTRB Kabupaten Tangerang Hendri Hermawan mengatakan, kondisi tersebut diduga berkaitan dengan paparan cuaca panas ekstrem yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. 

Bagian gerbang yang berada di ruang terbuka dinilai lebih rentan terkena dampak perubahan cuaca karena terus terpapar sinar matahari.

"Memang ada beberapa bagian yang mengalami pengelupasan. Salah satu faktor yang memengaruhi adalah kondisi cuaca yang cukup ekstrem, terutama panas matahari," ujar Hendri dalam keterangannya, Kamis 20 Agustus 2026.

Untuk memastikan kondisi bangunan, DTRB telah mengirimkan tim ke lokasi. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui bagian yang mengalami kerusakan sekaligus menentukan penanganan yang diperlukan.

"Tim sudah kami turunkan untuk melakukan survei. Kita lihat bagian mana saja yang perlu diperbaiki dan penanganannya akan dilakukan dalam waktu dekat," katanya.

Hendri memastikan kerusakan pada lapisan permukaan gerbang tidak akan dibiarkan. Setelah proses pemeriksaan dan identifikasi selesai, perbaikan akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Yang terpenting sekarang sudah kita tindak lanjuti. Tim sudah turun, dilakukan pengecekan, dan dalam waktu dekat akan diperbaiki," tegas Hendri.

Menurutnya, pemeliharaan fasilitas pemerintahan merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas bangunan sekaligus memastikan tampilan fasilitas publik tetap terawat.

Hendri juga mengapresiasi masyarakat yang menyampaikan laporan dan perhatian terhadap kondisi gerbang Puspemkab Tangerang. 

Ia menilai masukan tersebut dapat membantu pemerintah dalam melakukan pengawasan terhadap fasilitas yang berada di lingkungan pemerintahan.

"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat yang ikut berpartisipasi memberikan masukan. Ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap pembangunan di Kabupaten Tangerang," ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat dibutuhkan dalam proses pengawasan pembangunan maupun pemeliharaan fasilitas daerah. Setiap laporan yang diterima dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah.

"Peran masyarakat sangat besar dalam menyukseskan pembangunan di daerah. Masukan dari masyarakat justru menjadi bahan bagi kami untuk melakukan evaluasi dan perbaikan," katanya.

Untuk diketahui, proyek gerbang megah Puspemkab Tangerang dibangun dengan anggaran sekitar Rp2,5 miliar dari APBD 2025. Bangunan tersebut resmi beroperasi Desember 2025, lalu.