TangerangNews.com

Pemkab Tangerang Gandeng 26 Kampus, Beri Beasiswa 1.075 Mahasiswa Kurang Mampu

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 1 September 2026 | 18:24 | Dibaca : 293


Pemberian beasiswa kepada 1.075 mahasiswa kurang mampu di Kabupaten Tangerang. (TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menyalurkan menyalurkan bantuan pendidikan kepada ribuan mahasiswa kurang mampu.

Bupati Tangrang Maesyal Rasyid menyatakan bahwa bantuan Program Beasiswa Tangerang Gemilang ini disalurkan kepada 1.075 penerima manfaat yang berkuliah di 26 perguruan tinggi. 

Rinciannya terdiri atas 417 mahasiswa baru, 604 mahasiswa ongoing yang sedang menempuh perkuliahan, dan 54 mahasiswa pada semester akhir.

"Program ini merupakan investasi kita di bidang pendidikan untuk jangka panjang dalam rangka mempersiapkan generasi penerus yang akan membangun Kabupaten Tangerang di masa depan," ujarnya usai penandatanganan kerja sama dengan 26 perguruan tinggi di Ballroom Yasmin, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Senin 31 Agustus 2026.

Menurutnya, kerja sama dengan 26 perguruan tinggi tersebut menjadi langkah strategis Pemkab Tangerang dalam memperluas kesempatan masyarakat, khususnya dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan tinggi.

Bupati berharap para penerima Beasiswa Tangerang Gemilang tersebut dapat memanfaatkan kesempatan yang diperoleh dengan sebaik-baiknya, menyelesaikan pendidikan hingga menjadi sarjana, serta terus mengembangkan kompetensi dan karakter.

"Mudah-mudahan mereka menjadi SDM unggul yang akan mengisi pembangunan Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten bahkan Indonesia pada masa yang akan datang," ujarnya.

Langkah ini mendapat tanggapan positif dari pihak perguruan tinggi. Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STISNU) Muhamad Qustulani, menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Sebanyak 20 mahasiswa penerima beasiswa tercatat dialokasikan untuk menempuh pendidikan di STISNU.

"Kami memiliki tanggung jawab untuk memastikan para penerima beasiswa tidak hanya memperoleh akses pendidikan, tetapi juga mendapatkan pembinaan akademik dan karakter selama menjalani perkuliahan," kata Qustulani.