TangerangNews.com

Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Mewah Gaya American Classic Mulai Rp1,3 Miliar

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 3 September 2026 | 19:03 | Dibaca : 1243


Klaster Ruby at The Ridge bergaya American Classic di kawasan Harvest City. (TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Pasar rumah tapak di kawasan Jabodetabek menunjukkan daya tahan yang positif sepanjang tahun 2026. Berdasarkan riset Leads Property, penjualan rumah tapak di wilayah ini mencapai 2.585 unit pada kuartal II 2026 dengan tingkat penjualan (sales rate) yang tinggi, yakni sebesar 93,7%.

Hingga akhir 2026, permintaan hunian tapak diproyeksikan berada pada kisaran 12.000–13.000 unit di tengah konsumen yang semakin selektif memilih produk berdasarkan harga, aksesibilitas, dan fasilitas.

Tren ini turut membuka peluang besar bagi kawasan sub-urban di koridor timur Jabodetabek, termasuk Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Menjawab kebutuhan masyarakat modern akan hunian berkualitas tinggi yang memadukan estetika desain dan kenyamanan lingkungan, Sinar Mas Land secara resmi menghadirkan klaster Ruby at The Ridge di kawasan Harvest City.

Klaster terbaru ini mengusung konsep New Luxurious Design dengan sentuhan arsitektur bergaya American Classic di kawasan Cileungsi–Cibubur, Jawa Barat.

Desain Elegan dan Karakter Arsitektur Timeless

Gaya hunian American Classic pada Ruby at The Ridge ditampilkan secara memukau melalui fasad yang proporsional, garis bangunan tegas, serta elemen desain yang elegan dan timeless.

Karakter mewah ini semakin diperkuat dengan penggunaan atap berwarna hitam sebagai signature element yang memberikan kesan tegas pada siluet bangunan.

Selain itu, rancangan bukaan jendela yang lebar dihadirkan untuk memaksimalkan masuknya cahaya matahari alami, sehingga menciptakan suasana interior yang lebih terang, lapang, serta terhubung harmonis dengan lingkungan sekitar.

Herry Hendarta, Deputy Group CEO Strategic Development and Assets Sinar Mas Land menjelsakan Ruby at The Ridge merupakan bagian dari upaya Harvest City dalam menghadirkan pilihan hunian yang memadukan karakter desain, kenyamanan, aksesibilitas, serta lingkungan yang asri bagi keluarga modern.

"Rumah kini tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup dan cerminan karakter penghuninya," ujarnya, Kamis 3 September 2026.

Detail Tipe Hunian dan Fasilitas Eksklusif

Klaster Ruby at The Ridge dibangun sebanyak 147 unit di atas lahan seluas 3,1 hektare, dengan harga penawaran mulai dari Rp1,3 miliar.

Tersedia dua pilihan tipe hunian utama yang dirancang untuk menjawab kebutuhan ruang keluarga modern.

Tipe 6: Memiliki luas tanah 78 m² dan luas bangunan 91 m², dilengkapi dengan 3+1 kamar tidur, 2 kamar mandi, serta 1 carport.

Tipe 7: Memiliki luas tanah 105 m² dan luas bangunan 106 m², dilengkapi dengan 3+1 kamar tidur, 3 kamar mandi, serta 2 carport.

Untuk menunjang kenyamanan dan gaya hidup penghuni, klaster ini dilengkapi berbagai fasilitas premium, di antaranya sistem utilitas bawah tanah (underground utility) demi menjaga kerapian estetika lingkungan, Ridge Club House sebagai pusat rekreasi, serta sistem keamanan terpadu berupa one gate system dan CCTV lingkungan yang aktif mengawasi kawasan.

"Klaster Ruby at The Ridge dibangun 147 unit di atas lahan seluas 3,1 hektare yang dipasarkan dengan harga mulai dari Rp 1,3 miliar," ungkap Herry Hendarta.

 

Konektivitas Strategis di Koridor Timur Jabodetabek

Sebagai bagian dari kota mandiri (township) berskala besar seluas 1.400 hektare, Harvest City didukung oleh infrastruktur konektivitas yang mumpuni.

Kawasan ini terhubung langsung dengan sejumlah gerbang tol strategis, seperti Pintu Tol Jatikarya, Pintu Tol Nagrak Kota Wisata, Pintu Tol Narogong dari arah selatan, hingga Pintu Tol Burangkeng dari arah utara.

"Konektivitas prima ini memudahkan mobilitas para penghuni menuju kawasan Cibubur, Bekasi, hingga pusat Kota Jakarta, menjadikannya pilihan ideal bagi keluarga modern yang mendambakan keseimbangan antara keasrian lingkungan dan kemudahan aksesibilitas," kata Herry Hendarta.